POJOKSATU.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta seluruh pilar atau pendamping kesejahteraan sosial untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang tergolong dalam 12 Pemerlu Atensi Sosial (PAS).
Hal ini disampaikan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial di berbagai kalangan masyarakat rentan.
Masyarakat yang masuk ke dalam 12 PAS tersebut terdiri dari berbagai macam kluster, yaitu anak-anak rentan, difabel, lansia telantar, berpendapatan rendah, korban bencana.
Selain itu mereka yang membutuhkan afirmasi khusus, warga binaan, korban kekerasan, korban NAPZA dan HIV/AIDS, masyarakat yang bermasalah sosial, perempuan rentan dan fakir miskin juga termasuk.
Baca Juga: Kemensos Targetkan Konsep Sekolah Rakyat Segera Selesai Bakal Dimulai Tahun 2026!
Keberagaman kondisi ini membutuhkan penanganan yang berbeda dari pihak terkait, terutama para pilar sosial yang langsung bersinggungan dengan penerima manfaat.
Dalam membantu masyarakat, Gus Ipul juga menjelaskan bahwa para pilar sosial yang terdiri dari pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Namun selain itu Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dan Karang Taruna, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pelopor Perdamaian dan Pendamping Rehsos harus bekerja secara terukur agar membantu masyarakat juga.
Para pilar ini diharapkan dapat bekerja secara terukur, efektif, dan efisien.
Untuk memastikan pelayanan maksimal, Gus Ipul menggarisbawahi empat indikator kerja terukur yang harus diterapkan hasil langsung dari layanan yang diberikan dan berdampak positif yang dirasakan oleh penerima manfaat
Selain memberikan manfaat yang diterima secara jangka Panjang juga harus memberikan pengaruh luas terhadap kesejahteraan sosial masyarakat.
Menurut Gus Ipul, indikator ini hanya bisa terpenuhi jika pendamping memiliki perencanaan yang matang dan terarah dalam setiap programnya.
Pada kesempatan tersebut, Gus Ipul memberikan apresiasi kepada para pendamping sosial yang selama ini telah bekerja keras mendukung kesejahteraan sosial masyarakat.
Beliau juga memberikan motivasi kepada mereka untuk terus semangat dalam menjalankan tugas meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan.***




