POJOKSATU.ID - Ahsan Muzri, seorang pemuda asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, adalah sosok inspiratif bagi siapa pun yang bermimpi meraih beasiswa pendidikan.
Lahir pada 5 April 1999, Ahsan telah membuktikan bahwa kontribusi nyata di bidang pendidikan dapat membuka banyak peluang, termasuk menjadi awardee Beasiswa Unggulan (BU) untuk jenjang S2 dan S3.
Pada tahun 2020, ketika menjalani pendidikan S1 di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Makassar (UNM), Ahsan memperoleh Beasiswa Djarum Plus, beasiswa bergengsi yang hanya diberikan kepada mahasiswa berprestasi.
Selain itu, Ahsan juga mengikuti Program Permata Sakti, bagian dari inisiatif Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kemendikbudristek.
Baca Juga: MIRIS! BEREDAR BERITA PALSU Terkait PPG Bagi Guru Tertentu Disampaikan Laman ppgkemendikdasmen!
Pada tahun 2021, Ahsan menjadi peserta Kampus Mengajar Angkatan 1, di mana ia mengajar di sebuah sekolah dasar di Sidrap.
Pengalaman ini memperkuat komitmennya terhadap pendidikan, terutama di daerah terpencil. Di akhir masa studinya, Ahsan dinobatkan sebagai lulusan terbaik ketiga di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNM pada wisuda tahun 2022.
Setelah lulus S1, Ahsan melanjutkan studi S2 di program yang sama melalui Beasiswa Unggulan Kemendikbudristek dan berhasil menyelesaikannya pada tahun 2024.
Di tahun yang sama, ia kembali meraih Beasiswa Unggulan untuk melanjutkan studi S3.
Baca Juga: GAK ANTRI LAMA! Buat SKCK Online Via Aps Presisi Polri, Berikut Dokumen yang Harus Disiapkan!
Kesuksesan Ahsan tidak terlepas dari perannya sebagai relawan di Sikola Inspirasi Alam (SIA), komunitas pendidikan yang fokus pada daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Bergabung sejak 2019, Ahsan telah aktif memotivasi siswa SD, SMP, dan SMA di pelosok untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Pada tahun 2020, Ahsan ditunjuk sebagai pelaksana tugas Kepala SIA, dan pada 2024 ia resmi menjadi Kepala SIA.
Kisah Ahsan Muzri adalah bukti nyata bahwa kerja keras, kepedulian sosial, dan semangat belajar dapat membuka banyak peluang, termasuk pendidikan di jenjang tertinggi.
Selain memberikan dampak positif bagi masyarakat, kontribusi di daerah 3T juga menjadi bukti bahwa pendidikan adalah jalan untuk membangun masa depan yang lebih baik.***




