POJOKSATU.ID – Cek kronologi kasus bang jago di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan (Jaksel).
Seperti diketahui, belum lama ini publik tengah dihebohkan dengan kehadiran bang jago yang mengancam seorang wanita.
Yang mana, pelaku asal Jaksel ini mengancam korban menggunakan senjaata api (senpi) berupa revolver.
Baca Juga: SPPI Batch 3 Masih Diragukan? Badan Gizi Nasional Tegaskan Program Resmi!
Tidak hanya itu, dirinya juga mengaku bagian dari anggota TNI Kostrad saat mengancam wanita tersebut.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @neVerAl0nely pada Sabtu (18/1/2025).
Dalam unggahannya, pelaku terlihat tengah diamankan oleh beberapa warga setempat usai bertindak amoral.
Hal ini dilakukan agar korban yang diancam menggunakan senpi tidak mengalami hal yang tidak menyenangkan.
Diketahui, kejadian ini bermula ketika pelaku yang saat itu disinyalir baru saja keluar dari tempat hiburan malam.
Yang mana, dirinya tiba-tiba mengajak slah seorang wanita untuk ikut menikmati minuman keras (miras) bersamanya.
“Pelaku abis keluar dari tempat club malam, setibanya keluar pelaku bikin rusuh ke wanita di depan club tersebut dan meminta maksa minum,” jelas di-caption.
Tidak heran, korban yang mengetahui hal ini sontak tidak mengindahkan ajakan dari pelaku kriminal tersebut.
Alih-alih demikian, pelaku yang tidak senang dengan tolakan wanita tersebut justru mengambil tindakan bengis.
Baca Juga: Imbas Hujan Deras, Keraton Kasepuhan Cirebon Kebanjiran, Begini Penjelasan Patih Sepuh
Yang mana, dirinya langsung mengancam korban menggunakan senpi hingga mengaku anggota TNI Kostrad.
Tidak hanya wanita tersebut, pelaku juga megancam nyawa warga setempat menggunakan senjata miliknya.
Diketahui, pelaku yang mengaku anggota TNI Kostrad ini juga sempat menarik pelatuk senpi yang diarahkan ke atas.
Baca Juga: Dari Hidup Sulit ke Inspirasi: Kisah Ibu Suciyah Bersama PNM Mekaar
“Akhirnya dia marah dan ngancam buat mau nembak si cewek tersebut beserta beberapa orang yg ada di lokasi. Sampai akhirnya dia letuskan satu peluru ke atas,” pungkasnya. ***



