POJOKSATU.id — Kepolisian mengamankan pemilik Pondok Pesantren Ad-Diniyah berinisial KH yang diduga melakukan tindakan asusila terhadap tujuh orang santrinya.
Pesantren tersebut berlokasi di RT 09/RW 07, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Informasi mengejutkan terungkap dari pengakuan salah satu santri berinisial A (15) yang ditemui di lokasi pada Rabu (15/1/2025).
"Iya ada tujuh orang (temen semua), dari SMP mau ke SMA. Pengakuannya disodomi di kamar ustad," ujarnya.
A mengungkapkan bahwa para korban hanya menceritakan kejadian pelecehan seksual tersebut kepada orang-orang terdekat mereka.
Baca Juga: Sempat Bikin Geger, Kini Identitas Mayat Yang Ditemukan di Warkop Lamongan Terungkap
"Saya ga dapat cerita, tapi memang ada beberapa cerita, tapi ke teman dekat saja yang dipercaya," tuturnya.
Rudi (49), warga setempat yang terlibat dalam penangkapan pelaku, menyaksikan langsung proses pengamanan yang dilakukan Polsek Duren Sawit.
"Awal mulanya, karena saya baru pulang kerja, tahu-tahu sudah ramai, masyarakat Kampung Tipar di sini ini katanya ada pencabulan. Pelakunya yang pemilik pesantren ini KH, sama tadi diamankan juga empat orang korbannya," jelasnya.
Menurut Rudi, empat korban yang diamankan berasal dari Kota Bekasi.
“Jadi para korban ini mayoritas dari warga Bekasi, ada yang dari Bintara, ada Kranji. Sementara yang setahu saya, korbannya ini udah memiliki identitas KTP. Empat orang, kira-kira usia 18-19 tahun,” ucap Rudi.
Yang mengejutkan, Rudi yang merupakan teman sekolah KH mengaku tidak menyangka temannya bisa melakukan perbuatan tersebut.
"Ya kalau Ustad KH mah, boleh dikatakan memang saya juga satu RT, satu RW, teman. Tidak nyangka bahwa perilakunya seperti itu.
Kemarin juga saya habis rapat di kantor RW sama beliau, beliau namanya Ustad, ya baik-baik saja," ucapnya.
Saat ini, pelaku dan korban telah dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk penyelidikan lebih lanjut. ***



.webp)
