POJOKSATU.ID – Kasus penganiayaan oknum perwira polisi di Prabumulih, Sumatera Selatan kian menarik perhatian publik.
Seperti diketahui, salah satu oknum polisi berinisial YS belum lama ini telah melakukan tindak penganiayaan.
Yang mana, dirinya tega menendang salah seorang pria tua pengguna sepeda motor hingga mendapatkan luka di wajah.
Kendati demikian, kasus penganiayaan yang menyeret oknum perwira polisi ini diketahui telah berakhir damai.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @Heraloebss pada Selasa (14/1/2025).
Dalam unggahannya, Wakapolres Prabumulih Kompol Eryadi Yuswanto turut menanggapi kasus tersebut.
Baca Juga: 5 Masjid Tertua di Indonesia yang Penuh Sejarah, Bukti Perkembangan Islam di Nusantara
Eryadi menuturkan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk saling memaafkan imbas anggotanya melakukan penganiayaan.
“Kedua belah pihak sudah bertemu, mereka sepakat hari ini untuk menuju perdamaian,” ucap Eryadi.
Tidak hanya itu, biaya pengobatan korban penganiayaan oknum perwira polisi ini juga ditanggung oleh Eryadi.
Baca Juga: Dugaan Kasus Korupsi, Kantor Mind ID Dikepung Massa, Dirut Hednri Prio Santoso Didesak Copot
Sebab, korban disinyalir mengalami pendarahan hingga patah tulang di bagian wajah usai dianiaya pelaku.
“Biaya pengobatan rumah sakit akibat kecelakaan itu, semuanya akan ditanggung,” jelasnya.
“Kemudian kondisi sekarang, kata dokter ada patah yang rencana akan dioperasi, sedangkan di bagian kepala ada luka robek,” lanjutnya.
Baca Juga: LA
Seperti diketahui, kasus ini ramai disorot publik usai beredernya video yang memperlihatkan Kondisi korban.
Yang mana, korban saat itu tengah bersimbah darah usai dianiaya oleh oknum perwira polisi tersebut.
“Kenapa begitu pak, tidak boleh kamu begitu, kami saksi lihat dia sudah begitu, kamu tendang juga),” kata perekam dengan nada marah,” ucap perekam. ***

.webp)

