POJOKSATU.id - Masjid-masjid tertua di Indonesia menjadi bukti awal penyebaran Islam di Nusantara.

Masjid Agung Demak dan Masjid Menara Kudus, yang dibangun pada abad ke-15, mencerminkan perpaduan budaya lokal dan Islam.

Selain itu di Surabaya terdapat Masjid Ampel dan Masjid Al-Hilal Katangka di Sulawesi Selatan juga memiliki sejarah panjang terbentuknya masjid tertua di Indonesia.

Dibangun pada abad ke-15 dan 17, masjid-masjid ini menjadi pusat pembelajaran Islam dan saksi perkembangan keislaman di wilayahnya. Arsitektur tradisional yang unik masih terlihat hingga kini.

Baca Juga: LA

Berikut adalah lima masjid pertama di Indonesia yang memiliki sejarah penting dalam perkembangan Islam di Nusantara.

1. Masjid Saka Tunggal (1288) - Banyumas, Jawa Tengah

Sejarah: Masjid ini diyakini sebagai masjid tertua di Indonesia, dibangun pada tahun 1288, sebelum penyebaran Islam secara luas di Jawa. Nama "Saka Tunggal" berasal dari tiang tunggal (saka) yang menopang masjid ini.

Ciri khas: Masjid ini hanya memiliki satu tiang utama di tengah sebagai simbol bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan. Masjid ini juga memiliki arsitektur tradisional Jawa dengan ornamen khas.

Baca Juga: Stafsus Wapres Tinjau Program Pemberdayaan PNM di TPST Bantar Gebang

2. Masjid Al-Hilal Katangka (1603) - Gowa, Sulawesi Selatan

Sejarah: Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Raja Gowa ke-14, Sultan Alauddin, yang memeluk Islam. Masjid ini menjadi pusat penyebaran Islam di wilayah Sulawesi.
Ciri khas: Dinding masjid dibuat dari batu bata yang direkatkan dengan putih telur, sehingga tetap kokoh hingga saat ini.

3. Masjid Agung Demak (1474) - Demak, Jawa Tengah

Sejarah: Masjid ini dibangun oleh para Wali Songo di bawah pimpinan Raden Patah, Sultan pertama Kesultanan Demak. Masjid ini merupakan pusat dakwah Islam pada masa itu.

Ciri khas: Masjid ini memiliki arsitektur tradisional Jawa dengan atap tumpang tiga yang melambangkan iman, Islam, dan ihsan. Salah satu tiangnya terbuat dari tatal (potongan kayu) yang menunjukkan semangat gotong-royong.

Baca Juga: Saat Duel Maut, Istri Pelaku Lihat Suaminya Berkelahi dengan Sandy Permana, Bahkan Melotot

4. Masjid Menara Kudus (1549) - Kudus, Jawa Tengah

Sejarah: Masjid ini dibangun oleh Sunan Kudus untuk menyebarkan Islam dengan pendekatan yang menghormati budaya lokal. Hal ini terlihat dari bentuk menaranya yang menyerupai candi Hindu-Buddha.

Ciri khas: Menara masjid terbuat dari batu bata merah yang menyerupai menara candi, simbol akulturasi antara Islam dan budaya Hindu-Buddha.

5. Masjid Ampel (1421) - Surabaya, Jawa Timur
Sejarah: Masjid ini didirikan oleh Sunan Ampel, salah satu anggota Wali Songo. Masjid ini menjadi pusat pengajaran agama Islam di wilayah Jawa Timur.

Ciri khas: Masjid ini memiliki arsitektur khas Arab dan Jawa, dengan keberadaan makam Sunan Ampel di kompleks masjid yang menjadi tempat ziarah umat Islam.

Kelima masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat dakwah dan simbol akulturasi budaya dalam penyebaran Islam di Indonesia.***