POJOKSATU.ID – Belum lama ini masyarakat tengah dihebohkan dengan kehadiran virus baru di Indonesia.

Diketahui, penyakit yang membuat masyarakat panik ini bernama Human Metapneumovirus (HMPV).

Namun, kehadiran HMPV di Indonesia menurut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bukanlah suatu hal yang mengancam.

Baca Juga: Target Lolos Piala Dunia 2026, PSSI Belum Ada Kontrak dengan Patrick Kluivert Usai Tendang Shin Tae-yong, Kombinasi dengan Van Gaal Belum Dipastikan

“Saya sudah lihat datanya, yang naik di China itu virusnya bukan HMPV tapi melainkan tipe H1N1 atau virus flu biasa,” ucapnya.

“Selama ini juga tidak terjadi apa-apa juga,” lanjutnya yang dikutip Pojoksatu.id dari portal resmi media Kemenkes.

Budi juga menambahkan bahwa virus HMPV ini ternyata sudah ada jauh sebelum Covid-19 beredar di kalangan dunia.

Baca Juga: Pertanyakan Putusan Merek Organisasi, Ketum PITI Menduga Ada Mafia Peradilan

Seperti diketahui, Covid-19 disinyalir muncur sekitar 2019 silam yang pekembangbiakannya berawal dari China.

“Berbeda dengan COVID-19 yang baru muncul beberapa tahun lalu, HMPV adalah virus lama yang sudah ada sejak 2001 dan telah beredar ke seluruh dunia sejak 2001,” ucapnya.

Kendati demikian, wabah yang tengah ramai diperbincangkan publik ini harus diantisipasi dengan bijak.

Baca Juga: Pro Kontra Pergantian Shin Tae Yong dari Jabatan Pelatih Timnas Indonesia, Begini Tanggapan Nil Maizar

Sebab, virus yang masuk ke dalam tubuh tidak menutup kemungkinan menimbulkan gejala-gejala lainnya.

Di mana, gejala yang timbul dari pemaparan virus HMPV ini berpotensi menyebabkan kematian.

Oleh karena itu, Menkes kembali mengingatkan kepada jajaran masyarakat untuk tetap terus menjaga kesehatan.

Baca Juga: Profil Briptu Yuli Setyabudi, Oknum Polisi Viral Gelar Sayembara Penembakan Warga Ternyata Pernah Terjerat Kasus Judol

Terlebih, penanganan virus HMPV ini disinyalir belum memiliki obat khusus guna mencegah wabah tersebut.

“Yang terpenting adalah tetap tenang dan waspada. Dengan mengikuti protokol kesehatan 3M, menjaga jarak,” jelasnya.

“Mencuci tangan dan memakai masker, sama Seperti COVID-19, kita dapat mengatasi virus ini dengan baik,” lanjut Budi. ***