POJOKSATU.id - Makin ramai Patrick Kluivert dilaporkan akan menjadi pelatih Timnas Indonesia pengganti Shin Tae-yong.
Namun, 79KAPS agen Patrick Kluivert menyebut Kluivert belum lakukan tanda tangan kontrak dengan Timnas Indonesia.
"Kami masih berdiskusi, belum ada yang ditandatangani," ujarnya.
Meski begitu, pihak Kluivert membenarkan jika ada pendekatan yang dilakukan PSSI dengan kliennya untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia.
Bahkan Patrick Kluivert disebut sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi pelatih Timnas Indonesia.
Tak hanya Kluivert, nama besar asal Belanda lainnya, Louis van Gaal, juga disebut turut bergabung sebagai Direktur Teknik.
Seperti yang diketahui, revolusi besar terjadi di tubuh Timnas Indonesia usai Shin Tae-yong resmi diberhentikan dari posisinya sebagai pelatih sejak 2019, pada Senin (6/1/2025).
Jurnalis sepak bola ternama asal Italia, Fabrizio Romano, melaporkan bahwa Patrick Kluivert akan dikontrak selama dua tahun untuk memimpin Timnas Indonesia.
Langkah ini menjadi tanda dimulainya era baru sepak bola Indonesia, dengan target ambisius, lolos ke Piala Dunia 2026.
Media Spanyol Marca juga mengungkapkan bahwa selain Patrick Kluivert, Louis van Gaal akan bergabung ke Indonesia.
"Patrick Kluivert, yang masih segar dari pengalamannya di Adana Demirspor, Dia akan menjadi pelatih baru... dengan Louis Van Gaal sebagai Direktur Teknik," tulis Marca.
Kejutan Besar, Impian Besar
Penunjukan duet Kluivert dan van Gaal menjadi kejutan besar bagi dunia sepak bola.
Van Gaal, yang sebelumnya menyatakan pensiun, kembali terjun ke dunia sepak bola bersama mantan anak asuhnya.
Van Gaal dan Kluivert memiliki sejarah panjang, di mana keduanya pernah bekerja sama di Ajax Amsterdam, Barcelona, hingga Tim Nasional Belanda.
Dalam lebih dari 200 pertandingan, Kluivert mencetak 106 gol di bawah asuhan Van Gaal.
Kabar ini semakin mempertegas penunjukan Kluivert dan Van Gaal sebagai kombinasi baru yang mengejutkan dunia sepak bola.
"Kombinasi ini tentunya mengejutkan dunia sepak bola, mengingat reputasi besar kedua sosok tersebut," tulis Fabrizio Romano.
Rekam jejak Kluivert dan Van Gaal sebagai pelatih dan pemain memang tak diragukan lagi. Keduanya pernah meraih dua gelar Eredivisie dan trofi Liga Champions bersama Ajax Amsterdam.
Di Barcelona, mereka membawa pulang gelar Liga Spanyol, sementara di AZ Alkmaar, kerja sama keduanya membawa tim itu juara Eredivisie pada musim 2008/2009.
Pada 2012-2014, keduanya juga bekerja sama di Timnas Belanda, membawa tim Oranje ke peringkat ketiga di Piala Dunia 2014.
Kombinasi pengalaman dan reputasi besar Kluivert dan Van Gaal diharapkan dapat memberikan dorongan signifikan bagi sepak bola Indonesia, terutama dalam mewujudkan impian besar lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. ***

