POJOKSATU.ID- Korban penembakan di Tol Jakarta-Merak yang juga pemilik rental berinisial IA disebut minta pendampingan saat mencari kendaraannya
Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa mengatakan, korban sempat meminta pendampingan ke Polsek Cinangka, Kabupaten Serang, usai mengetahui unit mobil sewaan terdeteksi di Pandeglang.
Kapolsek Cinangka kemudian menyarankan korban untuk membuat laporan apabila sedang mencari kendaraannya dan meminta pendampingan.
"Jadi sempat minta pendampingan, ditanyakan kepentingannya apa, katanya mencari kendaraan lesing, terkait pencarian kendaraan Kapolsek menyarankan membuat laporan polisi untuk bisa pendampingan," katanya dikutip disway.id, Kamis 2 Januari 2025.
Baca Juga: Gaji Kenaikan Hakim Masih Gantung, MA: Belum Ada Pembahasan dari Presiden
Ditegaskannya, Polsek Cinangka tidak menolak untuk memberi pendampingan. Tapi, meminta membuat laporan terlebih dahulu.
"Memang sempat meminta pendampingan tapi disarankan membuat laporan dahulu, karena mengaku sebagai pemilik kendaraan, jika memang mencari kendaraan disarankan untuk buat laporan," tegasnya.
Sebelumnya, penyidik Reskrim Polresta Tangerang identifikasi terduga pelaku penembakan pengendara di Tol Jakarta-Merak.
Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa mengatakan penyidik telah memeriksa CCTV dan mengidentifikasi terduga pelaku.
"Diduga pelaku empat orang berdasarkan hasil cek CCTV penyidik," katanya kepada disway.id, Kamis 2 Januari 2025.
Sementara korban penembakan itu diduga pemilik rental mobil.
"Jadi sudah konfirmasi lagi yang ditembak itu adalah pemilik kendaraan rental. Pelaku kemungkinan masih diduga adalah sih penyewa kendaraan rental," ujarnya.
Sebelumnya, lokasi penembakan pengendara di kawasan Tangerang diungkap.
Lokasi itu disebut berada di Indomaret Rest Area KM 45 Tol Jakarta-Merak.
Polisi Cek TKP
Kapolresta Tangerang, Kombes Baktiar Joko Mujiono beserta Kasatreskrim, Kompol Arief Nazarudin Yusuf telah meninjau lokasi.
Pihaknya telah memeriksa TKP, diantaranya mengecek CCTV dan memeriksa CCTV di lokasi.
"Kami terus melakukan serangkaian penyelidikan secara komperhensif. Motifnya masih kita telusuri dan kami berkomitmen untuk segera menangkap pelaku," bebernya.
Sementara Kasatreskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief Nazarudin Yusuf mengatakan berdasarkan keterangan saksi AM, yang menyatakan bahwa kejadian ini bermula dari dugaan penyalahgunaan mobil rental milik keluarganya.
Dituturkannya, pelaku diduga menggunakan GPS untuk memutuskan jejak kendaraan di Pandeglang.
"Kemudian usai melacak dan mengejar, saksi menemukan mobil Brio warna oranye milik keluarganya di depan Indomaret Rest Area KM 45," katanya kepada awak media, Kamis 2 Januari 2025.
Baca Juga: Uang Hasil Pemerasan Polisi di Konser DWP 2024 Akan Dikembalikan ke Korban, Begini Mekanismenya
Kemudian, ketika mobil itu dihadang tiba-tiba pelaku menembak korban.
"Akibat insiden ini, korban Sdr. RM meninggal dunia dan jenazahnya kini berada di RSUD Balaraja untuk dilakukan pemeriksaan forensik oleh dokter Polda Banten. Sementara korban Sdr. IS yang terluka parah dirujuk ke RSCM Jakarta untuk mendapatkan perawatan intensif," tuturnya.
Pihaknya menemukan beberapa barang bukti, diantaranya lima selongsong peluru 9 mm merek Luger dan satu unit mobil Brio warna oranye. Kepolisian masih mendalami motif penembakan, yang diduga terkait dengan bisnis mobil rental.
Sebelumnya, penembakan terjadi di kawasan Tol Tangerang-Merak KM 45 arah Jakarta.
Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa mengatakan satu orang tewas dan satu orang lainnya terluka akibat kejadian.
Baca Juga: Warga Butuh Transparansi Anggaran, Kades Kaliglagah Sumberbaru Jember Belum Merespon
"Kronologi awal intinya terjadi peristiwa adanya penembakan. Korban berjumlah 2 orang. Satu orang korban meninggal dunia, satu orang dalam perawatan intensif," katanya kepada awak media, Kamis 2 Januari 2025.
"Kejadiannya hari ini tanggal 2 sekitar jam 04.30 di rest area depan minimarket KM 45. Itu arah ke jakarta. Di tol Tangerang-merak KM 45. Mereka keluar dari dalam mobil terjadi penembakan," ungkapnya.
Dijelaskannya, korban meninggal berinisial IA, 48, dan korban selamat berinisial R, 59.
Diterangkannya, korban IA ditembak di bagian dada, sementara R tertembak di bagian bahu.
"Pemeriksaan awal, korban meninggal ditembak di bagian dada. Untuk yang masih hidup itu ditembak di bahu," terangnya.
Pelaku penembakan itu masih salam proses pencarian penyidik. ***


