POJOKSATU.ID – Perayaan natal yang seharusnya menjadi momen yang ditunggu-tunggu umat nasrani justru berakhir tragis.
Dalam hal ini, seorang mahasiswa STPMD APMD Yogyakarta bernama Natasya Hutagalung (24) mengalami hal yang mengenaskan.
Yang mana, dirinya telah menjadi korban oleh mantan kekasihnya bernama Billy Vilsen usai disiram air keras.
Oleh karena itu, akibat ulah bengis mantan kekasihnya ini berakhir membuat Natasya Hutagalung tengah menjalani perawatan medis.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik keluarga korban, yakni Tarida Hutagalung.
Dalam unggahanya, Natasya dikonfirmasi telah menajdi korban penganiayaan mantan kekasihnya sendiri.
Natasya juga disebut tengah dalam perawatan medis usai disiram air keras yang membuat sekujur tubuhnya mengalami luka-luka.
"Kejadian malam natal yang seharusnya menjadi hari perayaan dan hari ulang tahun keponakan kami," jelasnya.
"Justru anak kami Natasya Hutagalung menjadi kabar duka cita bagi kami sekeluarga," lanjutnya.
“Anak kami disiram air keras di wajah yang mengenai mata dan seluruh tubuhnya, sehingga membuat anak kami mengalami luka parah,” imbuhnya.
Pihak keluarga korban yang tidak terima ini juga memohon kepada aparat untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
Terlebih, pelaku penganiayaan ini dilansir tidak lain merupakan sosok yang telah dikenal oleh pihak keluarga Natasya.
“Kami keluarga Hutagalung memohon bantuan agar pelaku segera ditangkap dan diberi hukam setimpal,” lanjutnya.
“Semoga pihak kepolisian segera menangkap pelaku dan memberikan keadilan kepada anak kami,” imbuhnya.
Baca Juga: Viral Dokter Koas Aniaya Pedagang, Kapolrestabes Medan: Senin Terlapor Kami Panggil
Kasus ini juga turut dikonfirmasi oleh Kasatreskrim Polresta Yogyakarta Kompol Probo Satrio terkait insiden yang menimpa Natasya.
Probo menyebutkan bahwa insiden ini terjadi tidak lain lantaran pelaku memiliki dendam terhadap korban.
Diketahui, dendam ini disinyalir berasal dari hubungan percintaan antara Natasya dengan pelaku penyiraman air keras tersebut.
Yang mana, motif pelaku melancarkan serangan kepada Natasya dikarenakan dirinya tidak terima dengan perlakuan korban.
Sebab, hubungan percintaan antara Billy dengan Natasya diketahui sudah tidak terikat lagi sejak Agustus 2024.
Padahal, hubungan yang dijalani oleh pelaku dan korban disinyalir terlah berlangsung sejak 2021 silam.
Oleh karena itu, Billy yang tidak terima hubungannya usai ini nekat melakukan tindak kejahatan terhadap mantan kekasihnya.
Terlebih, dirinya sudah berkali-kali meminta agar Natasya mau untuk diajak menjalin hubungan kembali.
Namun, keduanya justru tidak mencapai pada kesepakatan untuk menjalin hubungan percintaan tersebut.
“Pelaku tidak bisa menerima penolakan korban, ia kemudian melancarkan penyerangan dengan sangat rapi,” ucap Probo.
Lebih lanjut, dalam aksi kejahatan mantan kekasih Natasya ini ternyata tidak dilakukan Billy seorang diri.
Diketahui, Billy menggunakan jasa orang lain untuk menganiaya Natasya menggunakan air keras.
Baca Juga: Istri Korban Pemukulan Pak Ogah Puncak Bogor Terancam Keguguran, Polres Bogor Tangkap 2 Orang
Yang mana, pelaku penyiraman air keras ini mencari jasa eksekutor melalui marketplace di media sosial.
Bukan main, Billy memohon kepada eksekutor berinisial S untuk melancarkan serangan terhadap Natasya.
Dalam aksinya, mantan kekasih Natasya ini menyamar sebagai wanita yang dikhianati oleh suaminya.
Dirinya mengaku bahwa, suaminya telah berselingkuh dengan sosok Natasya yang merupakan mantan kekasihnya sendiri.
Oleh karena itu, pelaku eksekutor ini sontak tertarik dengan tawaran Billy yang menyamar sebagai seorang wanita.
Terlebih, pelaku berinisial S ini juga dijanjikan diberi upah oleh Billy sebesar Rp7 juta untuk menganiaya Natasya.
Baca Juga: Kasih Pinjaman Uang ke Fico Fahreza, Kiki TBA Mengaku Kapok dan Kecewa
“Pelaku menjanjikan bayaran Rp7 juta kepada eksekutor. Uang muka dibayar Rp1,6 juta telah diberikan untuk membeli air keras,” jelas Probo.
Lebih lanjut, pelaku eksekutor yang telah dibayar Billy ini sontak membuat strategi untuk melancarkan serangan pada Selasa (24/12/2024).
Yang mana, dirinya ternyata sempat mengadakan peninjauan langsung di sebuah kos tempat kediaman korban.
Seperti diketahui, Natasya merupakan mahasiswi perantauan yang berasal dari kawasan Kalimantan Barat.
Setelah melakukan peninjauan langsung di kediaman korban sebanyak 6 kali, pelaku eksekutor sontak melancarkan serangan.
Dalam hal ini, pelaku yang telah dibayar jasanya oleh Billy ini bertindak amoral pada saat korban hendak mandi.
Baca Juga: Perjuangan Tiada Henti BRI Memberdayakan Kelompok Usaha di Tanah Miring Merauke
Alhasil, tindakan bengis kedua pelaku ini berujung membuat Natasya harus dilarikan ke rumah sakit.
Dikarenakan, luka yang diterimanya usai disiram air keras tersebut terkena hampir ke seluruh tubuh hingga wajahnya.
Kendati demikian, kedua pelaku tersebut telah ditangkap dan diamankan oleh pihak kepolisian untuk diitndaklanjuti. ***



