POJOKSATU.id, ANGGOTA DPD RI, Niluh Djelantik mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah yang akan menaikkan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen mulai 2025. Pasalnya, di sisi lain, tarif Visa warga negara asing (WNA) diobral.
Niluh Djelantik mengatakan WNA terlalu gampang masuk Indonesia, terutama di Bali. Padahal, banyak kasus para bule yang bikin onar di Pulau Dewata.
Hal tersebut diungkapkan Niluh Djelantik di laman Instagram-nya, Kamis, 26 Desember 2024.
"BALI DARURAT WNA SAMPAH. Bukannya diperketat, aturan tarif VISA WNA malah diobral sampe diskon 50% sementara rakyat dibebani kenaikan pajak menjadi 12%. Negara kerja untuk rakyat apa kerja untuk WNA?," ketiknya.
Baca Juga: 25 Kampus di Indonesia Ini Telah Terapkan Kebijakan Kelulusan Mahasiswa Tanpa Skripsi
Senator asal Bali itu menegaskan tidak perlu ke Roma untuk belajar untuk melindungi Indonesia dari penjajahan berkedok pariwisata itu.
"Tidak perlu pintar untuk paham cinta tanah kelahiran. Dua jam dua puluh menit perjalanan dari Bali, hanya dengan satu papan ini seharusnya lebih dari cukup untuk institusi pemegang kebijakan melindungi Indonesia dari penjajahan berkedok pariwisata," ungkapnya.
Dia mempertanyakan keseriusan pemerintah terhadap WNA begajulan yang mencuri hak rakyat warga lokal.
"Tidak perlu studi banding mahal-mahal. Contoh saja aturan yang diterapkan Singapura. Kujamin bangsa ini tidak akan punah," sambungnya.
Dia mention akun beberapa menter agar suaranya didengar dan duduk bersama mencari solusi soal ini.
"Menteri Keuangan @smindrawati , Menteri Kumham @supratman08 Menteri Keimigrasian dan Pemasyarakatan @agusadrianto Mas Wamen Imigrasi @silmykarim, let’s sit down and have a conversation," sebutnya.
Baca Juga: Viral Spanduk Provokatif di Kantor Panwascam Karawang Timur, Ketua Panwascam: Ini Pelanggaran Hukum
Niluh mengatakan dirinya bisa memberikan masukan secara gratis layaknya konsultan tanpa bayaran.
"Gratis mas. Masukan yang akan kuberikan setara dengan masukan konsultan profesional. Bedanya di tarif. Kalau pakai konsultan pasti musti bayar. Kalau sama Niluh Djelantik GRATIS 100%. Bahkan aku tanggung sendiri perjalananku demi bisa kasi masukan pada Kementrian Imigrasi," ungkapnya.
"Tidak perlu studi banding ala ala yang ngabisin duit rakyat. Nantikan tips-tips lainnya ya," sentil Niluh.
Seperti diketahui, Niluh Djelantik paling vokal memviralkan kelakuan para WNA di Bali, yan terus menerus bikin onar. ***



