POJOKSATU.ID – Sosok George Sugama Halim anak bos toko roti Lindayes di Jakarta Timur (Jaktim) belum lama ini tengah jadi perhatian publik.

Seperti diketahui, George Sugama Halim telah ditangkap aparat kepolisian lantaran melakukan tindak kejahatan.

Yang mana, dirnya disinyalir sebagai pelaku penganiayaan terhadap salah seorang pegawai toko roti Lindayes milik orang tuanya.

Baca Juga: Milangkala ke-15 IMHJB: Momentum Pererat Solidaritas Bikers Jawa Barat

Usut punya usut, George Sugama Halim ternyata sempat bekerja di perusahaan besar sebelum membantu orang tuanya di toko roti Lindayes.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform Facebook milik George pada Selasa (17/12/2024).

Dalam unggahannya, anak bos toko roti Lindayes ini diketahui membagikan dirinya tengah bekerja di perusahaan Honda.

Baca Juga: Kisah Mazen Al-Hamada, Aktivis Suriah yang Disiksa hingga Tewas di Penjara Saydnaya oleh Rezim Bashar Al-Assad

 

Pada unggahan foto di atas terlihat jelas memperlihatkan akun pribadi George yang berjualan di perusahaan tersebut pada 2014 silam.

Namun, anak toko roti Lindayes ini berakhir diamankan pihak kepolisian lantaran telah melakukan tindak kriminal.

Seperti diketahui, George ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap pegawai orang tuanya hingga babak belur.

Baca Juga: Soal Persekongkolan Tender Penyedia Jasa Pengangkutan Kereta, dengan Tegas KCIC Bilang Gini

Yang mana, tindak kejahatan anak bos toko roti Lindayes ini beredar luas di media sosial saat tengah menganiaya korban.

Dalam video yang diunggah, dirinya terekam jelas menganiaya pegawai toko roti tersebut menggunakan sebuah kursi besar hingga korban mengalami luka.

Usut punya usut, kejadian ternyata bermula pada Kamis (17/10/2024) silam saat korban tengah bekerja di toko roti milik keluarga George.

Baca Juga: Tak Jadi Kebal Hukum, Beginilah Akhir Nasib Anak Bos Toko Roti Kini Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Namun, dirinya justru mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari anak bosnya saat bekerja sebagai kasir.

Berdasarkan informasi beredar, korban yang bekerja sebagai kasir pada saat itu tidak mengindahkan permintaan George.

Dimana, anak bos toko roti tersebut meminta korban untuk mengantarkan sebuah makan yang dipesan melalui online ke kamar pribadinya.

Baca Juga: Ditangkap di Sukabumi, Ternyata Pelaku Penganiayaan Anak Bos Toko Roti Tengah Terapi Psikis

Mengetahui hal itu, korban sontak menolak permintaan George lantaran takut terjadi peristiwa yang tidak diinginkan.

Sebab, korban sebelumnya sempat mendapat perlakuan tidak mengenakkan berupa makian dari anak bosnya.

Terlebih, dirinya menyebutkan bahwa permintaan George itu bukan menjadi kewajibannya sebagai pegawai di toko roti.

Baca Juga: Pergoki Istri Main Gila dengan Laki-laki Lain, Suami Dianiaya dengan Cara Diseret di Mobil, Polisi : Terlapor Sudah Dipanggil, Tapi Mangkir

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh korban melalui obrolan online yang telah beredar luas di media sosial.

“Si pelaku tetap minta saya yang ngenaterin makanannya ke dalam kamar pribadinya, tidak mau yang lain harus saya,” jelas korban yang dikutip Pojoksatu.id.

“Saya tolak, karena saya takut, sakit hati juga pernah dikatain miskin dan babu, dan ini tuh diluar dari pekerjaan saya” lanjutnya.

Baca Juga: Aon Ngaku Menyesal Bantu PT Timah, Endingnya Malah Dituduh Korupsi

“Akhirnya karena saya tolak berkali-kali dia marah dan melempar saya pakai patung batu, kursi, meja hingga berkali-kali,” imbuh korban. ***