POJOKSATU.ID – Kasus penganiayaan pegawai toko roti di Jakarta Timur (Jaktim) kian menarik perhatian publik.

Seperti diketahui, anak bos toko roti yang bernama George Sugama Halim telah melakukan tindak kejahatan.

Yang mana, dirinya disinyalir kuat menjadi pelaku penganiayaan terhadap salah seorang pegawai Dwi Ayu Darmawati (19).

Baca Juga: Tembok Pembatas Pantai Ancol Nyaris Roboh Akibat Banjir Rob, BPBD Imbau Warga yang Tingga 10 Wilayah Pesisir Agar Antisipasi

Usut punya usut, kasus yang membuat Dwi Ayu Darmawati dianiaya ini ternyata sempat disuruh orang tua George Sugama Halim inisial LP untuk melaporkan tindak kekerasan anaknya.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platfrom X milik @n_d_r_0 pada Senin (16/12/2024).

Dalam unggahannya, korban mengaku dengan jelas bahwa dirinya sempat diarahkan oleh bosnya untuk melapor tindakan anaknya.

Baca Juga: Apa Nama Toko Roti Milik George Sugama Halim? Ternyata Sering Buat Pelanggan Kecewa Gegara Punya Rekam Jejak Buruk

Tidak hanya itu, orang tua George juga membawa korban untuk melarikan diri dari tindak kekerasan anaknya.

“Saya disitu (saat kejadian) sempat ditarik oleh bos saya untuk keluar, katanya laporkan aja ke polisi,” ucap Dwi.

Seperti diketahui, kasus ini beredar di media sosial lantaran aksi penganiayaan George terekam jelas dalam unggahan video.

Baca Juga: Pembangunan PIK 2 Jadi Pusat Ekonomi Baru, Alvin Lim: Tidak Ada Kesenjangan Sosial

Yang mana, dirinya tengah menganiaya pegawai toko roti tersebut menggunakan sebuah kursi besar hingga korban mengalami luka.

Usut punya usut, kejadian ternyata bermula pada Kamis (17/10/2024) silam saat korban tengah bekerja di toko roti milik keluarga George.

Namun, dirinya justru mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari anak bosnya saat bekerja sebagai kasir.

Baca Juga: Perbedaan Ekspresi Antara Suami Acha Sinaga dan Siti Badriah Ketika Mengetahui Sang Istri Tengah Hamil Lagi

Berdasarkan informasi beredar, korban yang bekerja sebagai kasir pada saat itu tidak mengindahkan permintaan George.

Dimana, anak bos toko roti tersebut meminta korban untuk mengantarkan sebuah makan yang dipesan melalui online ke kamar pribadinya.

Mengetahui hal itu, korban sontak menolak permintaan George lantaran takut terjadi peristiwa yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Detik-detik Anak Bos Toko Roti George Sugama Halim Digeruduk Polisi, Pelaku Ternyata Sempat Melarikan Diri

Sebab, korban sebelumnya sempat mendapat perlakuan tidak mengenakkan berupa makian dari anak bosnya.

Terlebih, dirinya menyebutkan bahwa permintaan George itu bukan menjadi kewajibannya sebagai pegawai di toko roti.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh diduga korban melalui obrolan online yang telah beredar luas di media sosial.

Baca Juga: Membanggakan! Dua SD di Karawang Raih Predikat Sekolah Adiwiyata

“Si pelaku tetap minta saya yang nganterin makanannya ke dalam kamar pribadinya, tidak mau yang lain harus saya,” jelas korban

“Saya tolak, karena saya takut, sakit hati juga pernah dikatain miskin dan babu, dan ini tuh diluar dari pekerjaan saya” lanjutnya.

Alhasil, George yang tidak terima dengan penolakan pegwai orang tuanya ini sontak melakukan penganiayaan.

Baca Juga: Kondisi Membaik, Adi Sihotang Beberkan Kronologis Percobaan Gantung Diri, Peserta Audisi Indonesian Idol Itu Imbau Jangan Ditiru

Dalam pengakuan korban, dirinya dilempar menggunakan barang di dalam toko roti oleh anak bosnya.

“Akhirnya karena saya tolak berkali-kali dia marah dan melempar saya pakai patung batu, kursi, meja hingga berkali-kali,” jelas korban. ***