POJOKSATU.ID – Kasus penganiayaan dokter koas Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang, Sumatera Selatan kian menarik perhatian publik.

Pasalnya, belum lama ini dalang penganiayaan dokter koas Unsri Lady Aurellia Pramesti tengah mengalami hal yang tidak menyenangkan.

Yang mana, dirinya disebut sedang mengalami gangguan jiwa oleh kuasa hukumnya Titis Rachmawati.

Baca Juga: Kang Emil Tuai Simpati Usai Beri Selamat ke Pramono Anung, Diminta Kembali ke Cinta Sesungguhnya

Titis Rachmawati menyebutkan bahwa hal tersebu terjadi lantaran Lady Aurellia Pramesti dituding jadi dalang penganiayaan dokter koas Unsri.

Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @zoelfick pada Sabtu (14/12/2024).

Dalam unggahannya, Titis menyebutkan dengan jelas kondisi mental Lady usai disebut jadi dalang penganiayaan seniornya.

Baca Juga: Buntut Kasus Penganiayaan Dokter Koas Unsri, Kuasa Hukum Lady Amellia Pramesti Blunder Sebut Hanya Perkara Sepele

“Lady ini terganggu secara kejiwaan setelah banyak informasi yang dipelintir-pelintir,” ucap Titis.

Diketahui, kuasa hukum Lady ini juga menjelaskan kasus yang sebenarnya terkait penganiayaan dokter koas Unsri tersebut.

Dalam pengakuannya, Titis menjelaskan kasus yang melibatkan Lady ini tidak lain hanya perkara sepele.

Baca Juga: Perusahaa Tambang Emas PT Samudera Banten Jaya Dituding Jadi Biang Kerok Bencana Longsor di Lebak, Warga Adukan Kasus Ini ke DPRD Banten

Sebab, kejadian ini terjadi lantaran Lady disinyalir mengalami kesulitan dalam berbicara ketua dokter koas Unsri, yakni Luthfi.

Alhasil, komunikasi itu terjalin melalui orang tua Lady yang berujung bertemu dengan senior putrinya.

“Ada sesuatu yang menurut saya tidak diperlakukan sama dan komunikasi sesama teman (Lady dan Luthfi),” jelas Titis.

Baca Juga: Bapak Ibu Guru Harus Tahu! Alur Pelaksanaan PPG Guru Tertentu 2024 Secara Offline, Ternyata Nggak Full di Kampus!

Kendati demikian, Lady dituding menjadi dalang penganiaayan seniornya tidak lain karena ulahnya sendiri.

Berdasarkan informasi beredar, dirinya tidak terima dengan kesepakatan terkait jadwal piket malam saat bertugas menjadi dokter koas.

Oleh karena itu, Lady yang tidak terima dapat jadwal piket malam ini sontak melaporkan tindakan Luthfi kepada orang tuanya.

Baca Juga: Bapak Ibu Guru Harus Tahu! Alur Pelaksanaan PPG Guru Tertentu 2024 Secara Offline, Ternyata Nggak Full di Kampus!

Tidak lama setelahnya, ketua dokter koas Unsri ini dipanggil orang tua Lady di salah satu restoran kawasan Palembang.

Saat bertemu, keduanya sempat membawa alur pembahasan terkait jadwal piket yang telah ditetapkan pada malam hari.

Namun, pembicaraan antara Luthfi orang tua Lady ini justru berujung tidak menyenangkan dengan adanya penganiayaan.

Baca Juga: Peredaran Miras Di Purwakarta Sudah Sangat Memprihatinkan, 6 Anak Siswa SMP Bawa Miras Ke Area Sekolah

Yang mana, ketua dokter koas ini dianiaya hingga babak belur oleh salah satu pengawal orang tua Lady.

Berdasarkan informasi beredar, korban yang menerima penganiayaan ini tengah menjalani perawatan rumah sakit.

Ketua dokter koas Unsri ini juga telah melaporkan kasus yang menimpanya ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum. ***