POJOKSATU.ID - Setelah pelaksanaan Pilkada serentak, banyak masyarakat yang menantikan adanya perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Namun hingga saat ini harga BBM jenis Pertalite dan Biosolar masih tetap stabil berdasarkan mypertamina.id.
Sebagai BBM bersubsidi, Pertalite masih dibanderol dengan harga Rp 10.000 per liter di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga: Bantuan Pangan Beras 10 Kg Kembali Digulirkan Pemerintah Melalui Bapanas pada Desember 2024
Harga yang sama juga berlaku untuk Biosolar, yakni Rp 6.800 per liter bagi pengguna yang akan membelinya.
Stabilitas harga kedua jenis BBM ini tentunya menjadi kabar baik bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang mengandalkan kendaraan bermotor untuk aktivitas sehari-hari.
Berbeda dengan Pertalite dan Biosolar, harga Pertamax menunjukkan sedikit variasi di beberapa wilayah. Di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, harga Pertamax mencapai Rp 12.400 per liter.
Baca Juga: Gerakan Pangan Murah Berhasil Digelar Di Wilayah Ini, Bantuan Pangan Sudah Diterima Hadapi Nataru?
Sementara itu, di wilayah Aceh dan Pulau Jawa, harga Pertamax sedikit lebih murah, yakni Rp 12.000 per liter.
Sedangkan di wilayah Kepulauan Sumatera, harga Pertamax berada di angka Rp 12.400 per liter.
Perbedaan harga Pertamax di beberapa wilayah dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti biaya distribusi, tingkat konsumsi, dan kebijakan pemerintah daerah.
Meskipun demikian secara umum harga Pertamax masih relatif stabil pasca pilkada usai digelar.***



