POJOKSATU.id, BANDUNG -- Seorang pengendara sepeda motor terekam kamera CCTV melakukan penamparan pada seorang operator SPBU wanita.
Kejadian tersebut diketahui terjadi di SPBU Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat.
Dalam rekaman CCTV awalnya pengendara roda dua itu telah selesai melakukan pengisian bensin.
Ia terlihat kembali mendatangi operator SPBU sembari marah-marah dan kemudian menampar karyawan tersebut.
Insiden penawaran tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (2/11/2024) siang.
Baca Juga: Survei Terbaru Peta Pemilih Anies Baswedan, Selisih Sedikit Saja Antara Pramono dan Ridwan Kamil
Berdasarkan keterangan pihak SPBU kejadian tersebut diduga dilatarbelakangi masalah sepele.
Terjadi kesalahpahaman antara konsumen tersebut dengan operator SPBU.
Sayangnya kesalahan tersebut tidak diselesaikan dengan baik dan berujung dengan tindak kekerasan yang dilakukan pengendara motor.
Pengendara sepeda motor tersebut hendak membayar pembelian bahan bakar dengan debit.
Namun, pembayaran dengan debit dilayani jika nominal pembelian bahan bakar minimal Rp50 ribu.
Baca Juga: Sering Dialami Banyak Orang, PAFI Magelang Beri Penjelasan Penyebab Diare
Diduga hal inilah yang memicu kekesalan pengendara motor tersebut.
"Pengakuan dari petugas kami bilangnya mau menggunakan debit, cuma oleh operator diarahkan itu enggak boleh, minimal transaksi Rp50 ribu kalau pakai debit. Yang bersangkutan emang pengisiannya di bawah kisaran Rp50 ribu," kata penanggung jawab SPBU bernama Asep.
Pihak SPBU menduga mungkin pengendara sepeda motor tersebut tersinggung saat diberitahu mengenai aturan pembayaran dengan debit.
"Awalnya mungkin dari miskomunikasi aja. Salah paham. Apakah penyampaian dari pihak petugas kami yang menyinggung bagi konsumen tersebut," lanjutnya.
Baca Juga: CEK Aturan Penempatan Honorer yang Lolos PPPK dan PNS
Pengendara motor tersebut telah diarahkan untuk melakukan pembayaran dengan metode lain, namun tetap ingin menggunakan debit.
Atas kejadian ini pihak SPBU lantas menyampaikan permintaan maaf jika memang pengendara motor tersebut tersinggung.
Namun, pihak SPBU juga tidak membenarkan tindak kekerasan yang dilakukan terhadap karyawan mereka.
"Oke kalau memang misal menyinggung. Tapi yang kami garis bawahi itu nggak boleh melakukan pemukulan," imbuhnya.
Pihak SPBU juga berharap tidak ada lagi tindakan serupa terjadi dan jika ada keluhan dapat disampaikan ke kontak layanan pelanggan milik Pertamina.
Sementara itu, Kepolisian Sektor Bandung Kidul telah mendatangi SPBU untuk memeriksa kejadian dan rekaman CCTV yang viral kini tersebut.***



