POJOKSATU.ID – Cek profil singkat Fakhri Dzulfiqar, pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di bawah ini.
Sosok Fakhri Dzulfikar baru-baru ini terseret lantaran diduga terlibat dalam kasus judi online yang menimpa Kementerian Komdigi.
Seperti yang diketahui, kasus mengamankan situs judi online itu ditaksir meraup keuntungan hingga puluhan miliar.
Berdasarkan informasi yang beredar, kehidupan Fakhri juga tengah disorot lantaran disebut sering gonta-ganti mobil limited edition.
Hal ini dikutip Pojoksatu.id dari sosial media platform X milik @PartaiSocmed pada (2/11/2024).
Baca Juga: KPU Sumut Tetapkan Debat Pilgub Kedua, Angkat Tema Pembangunan Berkelanjutan
Melalui unggahannya, pemilik akun tersebut membeberkan kehidupan Fakhri yang selalu bergelimang harta.
“Ini salah satu mukanya pegawai Komdigi yg jadi antek judi online!! Namanya Fakhri Dzulfiqar. Sejak direkrut oleh bandar judi online akhir tahun 2022,” jelasnya.
“Pegawai PSE Kominfo (sekarang Komdigi) ini suka pamer gonta-ganti mobil limited edition. Kemarin dia sudah ditangkap,” lanjutnya.
Tidak hanya disebut sering gonta-ganti mobil, Fakhri juga diketahui sering traktir teman-temannya di tempat dugem.
Hal ini dibuktikan pemilik akun tersebut yang memperlihatkan bukti pembayaran atas nama Fakhri senilai jutaan rupiah.
Baca Juga: Quotient Group Resmi Buka Cabang Quotient Center Kemayoran
“Kalo dugem si Fakhri Dzulfiqar ini yg bayarin teman2nya. Ternyata duit hasil unblock PSE situs judi online,” tulisnya di-caption.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Fakhri diketahui merupakan lulusan dari Universitas Pasundan Bandung pada 2011-2017.
Yang mana, dirinya mengambil jurusan Komunikasi Hubungan Masyarakat dengan memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan nilai 3.11.
Kurang lebih 3 tahun setelah Fakhri berkuliah, dirinya mendapat pekerjaan dengan posisi Jabatan Fungsional Umum (JFU) di Kementerian Komdigi.
Yang mana, jabatan tersebut didapatkan pada 2020 saat Johnny G. Plate masih menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) yang saat ini bernama Komdigi.
Baca Juga: Puluhan Pegawai Komdigi Diringkus Polisi Gegara Situs Judi Online, Meutya Hafid: Upaya Bersih-bersih
Lebih lanjut, kasus pengamanan situs judi online ini juga disoroti oleh Menteri Komdigi, Meutya Hafid.
Yang mana, Meutya bersikap tegas dan turut membantu pihak kepolisian dalam menginvestigasi kasus yang telah mencoreng nama Komdigi.
“Membuka pintu kepada kepolisian, jika diperlukan pengembangan penyidikan, sebagai upaya bersih-bersih,” tuturnya.
“Agar kantor kami juga bisa menjalankan tugas dan fungsi yang diamanahkan presiden dengan baik,” lanjut Meutya yang dikutip Pojoksatu.id dari akun X milik @PelatihT1dur. ***


.webp)
