POJOKSATU.ID- Penangkapan IS terduga pelaku pembunuhan Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan diwarnai amarah warga yang geram atas perbuatan pelaku.
Bahkan sejumlah video penangkapan tersangka tersebar media sosial. Di sana terlihat masyarakat sangat ramai di lokasi penangkapan tersangka dengan penuh amarah.
Hingga pelaku digelandang ke mobil, warga masih ingin pelaku diperlihatkan kepada mereka dan diberikan hukuman.
Hal itu merupakan bentuk kekesalan warga sekitar, akibat perbuatan tersangka menghabisi Nia Kurnia Sari.
Baca Juga: Bonita Sufiati
Sementara itu, Kapolres Padangpariaman AKBP Ahmad Faisol membenarkan bahwa IS, tersangka kasus penemuan jenazah Nia Kurnia Sari, sudah berhasil ditangkap.
"Alhamdulillah tersangka telah berhasil ditangkap," ujar Ahmad Faisol.
Selanjunya pelaku dibawa ke Polres Padangpariaman guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.
Diketahui, tersangka IS terduga pelaku pembunuhan terhadap gadis penjual goreng bernama Nia Kurnia Sari
IS dibekuk setelah 12 hari setelah penemuan jasad Nia Kurnia Sari yang terkubur di perkebunan warga pada Minggu (8/09/2024) silam.
Baca Juga: RSUD Jatisari Gelar Khitanan Massal Gratis untuk Peringati HUT Karawang
Polisi menyebutkan, tersangka ditangkap di lokasi perkebunan warga oleh tim gabungan yang diturunkan.Diketahui tersangka diamankan di daerah Padang Kabau, Nagari Guguak, Kecamatan 2X11 Kayu Tanam.
Sebagai catatan, Nia Kurnia Sari Gadis 18 tahun penjual gorengan ini sebelumnya sempat dinyatakan hilang selama tiga hari, hingga akhirnya ditemukan pada Minggu (8/9/2024) sore.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Faisol Amir mengatakan, korban terkubur sedalam kurang lebih satu meter. Lokasinya, sekitar 500 dari kediaman korban.
"Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana," ujar Faisol, Minggu (8/9/2024) malam.
Faisol menjelaskan awalnya korban dilaporkan tidak pulang ke rumah usai keliling jualan gorengan. Orang tua korban kemudian melaporkan kejadian ini ke perangkat nagari.
"Dilakukan pencarian, hingga Minggu sekitar pukul 16.00 WIB, ditemukan barang-barang korban. Ada dagangannya, sendal, jilbab.
Berada di TKP tempat korban ditemukan terkubur," ungkapnya.
Yang lebih miris lagi, Nia diketahui berasal dari keluarga kurang mampu. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. ***



