POJOKSATU.ID- Aulia Risma Lestari mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Undip Semarang diketahui bunuh diri menggunakan obat bius Roculax.  

Obat yang digunakan mahasiswi Kedokteran Undip itu merupakan obat yang diindikasikan sebagai tambahan pada anestesi umum (bius total).

Seorang dokter terkenal telah menemukan metode menghilangkan rasa sakit pada lutut dan persendian.

Diketahui, Aulia Risma Lestari juga merupakan ASN RSUD Kardinah Kota Tegal yang saat ini sedang menempuh PPDS Anestesi Undip Semarang di RSUP dr Kariadi.

Baca Juga: Ikut Kesal Video Palsu Suga BTS Kendarai Skuter dengan Kondisi Mabuk Beredar, Audi Marissa : Bangtan Enggak Pernah Bohong

Obat jenis Roculax berfungsi untuk mempermudah intubasi endotrakeal serta memberikan relaksasi otot rangka selama pembedahan.

Karena tergolong obat keras maka memerlukan resep dokter untuk pembelian serta penggunaannya.

Sehingga, jika dosis Roculax melebihi batas ambang yang dianjurkan maka bukan tak mungkin menyebabkan kematian.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang Kompol Andika Dharma Sena mengungkapkan saat olah TKP pihaknya menemukan dua bukti penting.

Kedua bukti penting itu yakni buku Diary dan suntukan jarum yang ditinggalkan oleh korban usai bunuh diri.

Baca Juga: Ini Dia Cara Mudah Mendulang Profit dalam Trading!

Ihwal dosis yang digunakan almarhumah Aulia Risma Lestari, pihak kepolisian mengungkapkan seharusnya obat bius jenis Roculax berdasarkan anjuran dokter 1 cc pun tidak boleh masuk tubuh seseorang.

Ternyata, lanjut Kasatreskrim, ada satu sisa suntikan jarum berisi obat bius jenis Roculax yang masih terisi. Suntikan jarum tersebut juga ditemukan di dalam kamar korban dan ada isinya.

Pihaknya juga memastikan tak ada tanda-tanda kekerasan lain dalam tubuh korban kecuali bekas luka suntik.

"Ada satu yang sudah habis masih ada satu sisanya. Kata dokter satu cc tidak boleh masuk tubuh. Mungkin kan tiga cc yang masuk tapi perlu ditanyakan ke forensik. Ada suntik yang masih ada sisanya itu," terang Kasatreskrim.

Baca Juga: Pemberhentian Sementara Program Anestesi RSUP Semarang Buntut Dokter Muda Aulia Risma Bundir

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andika Dharma Sena mengungkapkan berencana akan memanggil pihak orang tua korban, terkait kejadian bunuh diri yang dialami putrinya. Termasuk keluarga, rekan-rekan dekat korban, hingga instansi terkait.

Hingga saat ini kepolisian baru memeriksa pemilik kos, rekan kerja, dan bukti lain seperti CCTV, dan sebagaianya.

Seorang dokter terkenal telah menemukan metode menghilangkan rasa sakit pada lutut dan persendian
"Sampai saat ini kita kan dari ibu korban blm bisa diambil keterangan. Nanti kita jadwalkan. Termasuk juga nanti langkah kedepan akan klarifikasi rekan kerja korban," ungkapnya dikutip Radar Semarang.