POJOKSATU.id, USTAZ Felix Siauw mengungkapkan rasa duka mendalam atas meninggalnya pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh yang tewas terbunuh di Iran, Rabu, 31 Juli 2024.
Lewat postingan Instagram-nya, Felix Siauw mendoakan Ismail Haniyeh layaknya seorang pejuang yang selama ini berusaha mempertahankan tanah Palestina.
"Selamat beristirahat dalam kemenanganmu wahai pejuang. Kami sudah banyak mengambil darimu, anak-anak kami pun sudah belajar darimu," tulis Ustaz Felix Siauw.
"Sekarang izinkan kami yang jauh kepantasannya darimu, untuk melanjutkan apa yang kita yakini, menanti apa yang Allah janjikan," sambungnya.
Baca Juga: Breaking News: Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Tewas Dibunuh bersama Pengawalnya di Iran
Ustaz Felix berharap Allah SWT memberikan tempat terbaik untuk Haniyeh.
"Hanya Allah yang pantas membalas semua pengorbananmu untuk agama-Nya, semoga engkau berbahagia berjumpa dengan keluargamu yang lebih dulu menang dan berpulang," ungkapnya.
"Kami bersaksi, engkau memberikan semuanya demi kehormatan Baitul Maqdis. Semoga Allah ampuni kami terlalu lemah untuk bersatu," tuturnya.
Postingan ini juga dikomentari berbagai public figure tanah air. Salah satunya, Fenita Arie.
Baca Juga: IKN SIAP TAMPUNG CPNS 2024! Catat Nilai Ambang Batas Formasi Cum Laude Hingga Nilai Paling Rendahnya
"Semoga semangat-semangat itu semakin berkobar di generasi-generasi selanjutnya dan semakin menyebar di seluruh dunia, aamiin," komennya.
Sebelumnya, Ismail Haniyeh dilaporkan tewas terbunuh dalam serangan yang terjadi di ibu kota Iran, Teheran, Rabu, 31 Juli 2024.
Menurut media pemerintah Iran, Ismail Haniyeh yang berusia 61 tahun tewas terbunuh bersama pengawalnya yang mendampingi dalam perjalanannya ke Teheran.
Ismail Haniyeh dan salah satu pengawalnya tewas setelah gedung tempat mereka menetap dihantam serangan.
Baca Juga: Momen saat Erdogan Bersikeras Antar Prabowo Langsung sampai Mobil
Pernyataan dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyebutkan bahwa Haniyeh berada di Teheran untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, pada hari Selasa Waktu setempat. ***



