POJOKSATU.id - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengecek langsung kesiapan akomodasi dan layanan haji lainnya di Makkah.

Salah satu kesiapan yang menjadi perhatiannya adalah cuaca di Makkah yang begitu terik.

Untuk diketahui, 3 hari lagi calon jemaah haji (CJH) Indonesia mulai diterbangkan ke Arab Saudi. Kedatangan jemaah bakal langsung disambut cuaca panas yang ekstrem.

Baca Juga: Sekda Herman Pastikan Penanganan Dampak Ledakan Gudang Amunisi di Bogor Cepat Terselesaikan

Maka dari itu, Kemenag meminta CJH mengurangi aktivitas fisik menjelang keberangkatan.

Diungkapkan Yaqut Cholil, bahwa ia merasakan sendiri panasnya Makkah di angka 40 derajat Celsius.

"Padahal ini masih belum puncaknya," katanya kemarin Rabu (8/5/2024).

Beberapa hari lalu, kata Yaqut, menteri haji dan umrah Arab Saudi menyampaikan bahwa suhu di Arab Saudi pada puncak haji bisa mencapai 48 hingga 50 derajat Celsius.

Baca Juga: Lantik 7 Pejabat Eselon II Kota Binjai, Amir Hamzah: Segera Konsolidasi Sesuai Tugas dan Fungsi

Merespons cuaca yang panas itu, Yaqut menyampaikan beberapa poin untuk CJH. Antara lain, jemaah harus menjaga kesehatan dan kebugaran menjelang keberangkatan.

Aktivis fisik harus mulai dikurangi. Khususnya bagi lansia atau mereka yang memiliki penyakit tertentu.

Yaqut menegaskan bahwa haji adalah ibadah fisik. Hampir seluruh rukun haji menuntut aktivitas fisik. Karena itu, jemaah harus menyiapkan fisik yang prima.

Baca Juga: Tak Hanya Menghangatkan Tubuh, Ini 10 Manfaat Minum Air Jahe Hangat di Pagi Hari

"Makan makanan bergizi, vitamin. Ini akan membantu jemaah menjaga stamina," ujar Yaqut.

Tidak hanya itu, Yaqut juga berharap agar sesampai di Saudi, jemaah juga harus bisa menghemat tenaga. Tidak perlu banyak-banyak beraktivitas di luar hotel.

Yaqut juga menyampaikan kepada petugas haji, khususnya dari unsur tenaga kesehatan, untuk siap melayani jemaah selama 24 jam. Baik itu di Makkah maupun Madinah.

Baca Juga: SEKARANG JUGA, Timnas Putri Indonesia U17 Duluan Main Lawan Korsel di Piala Asia U17 2024, Pemanasan Nonton LIVE Sebelum Playoff Indonesia U23

Tahun ini, kata Yaqut, urusan kesehatan mendapatkan perhatian lebih. Misalnya, untuk bisa melunasi biaya haji, CJH wajib periksa kesehatan dahulu.

Jika dinyatakan tidak sehat dan tidak memenuhi kelayakan istitaah, jemaah tidak bisa melunasi biaya haji.

Yaqut menerangkan, CJH akan mulai berangkat ke Madinah pada 12 Mei. Mereka akan tinggal selama sembilan hari di Madinah sebelum bertolak ke Makkah. Diperkirakan jemaah haji Indonesia mulai masuk Makkah pada 21 Mei.

Baca Juga: Bikin Heboh, Akun X Centang Biru Fanbase BABYMONSTER Kedapatan Menghujat Jennie BLACKPINK

Kemenag telah menyiapkan 169 hotel untuk jemaah haji Indonesia saat berada di Makkah. Menurut Yaqut, masih cukup waktu untuk melakukan perbaikan agar layanan lebih baik lagi, sebelum jemaah tiba di Makkah.

Di Terminal Syib Amir, Makkah, Yaqut menyempatkan diri mengecek kesiapan bus salawat dan bus antarkota.

Untuk bus salawat, pihak syarikah (perusahaan) telah menyiapkan bus yang ramah lansia dan penyandang disabilitas.

Baca Juga: Begini Aturan Khusus Jalur Zonasi PPDB Sumut Tahun 2024 untuk SMA/SMK dari Disdik

Untuk memudahkan jemaah naik, dek bus diturunkan. Pintu bus juga dilengkapi dek yang bisa dilewati kursi roda. ***