POJOKSATU.ID- Satuan Tugas Muhibah/Port Visit ke Mesir 2024 telah diberangkatkan menggunakan Kapal Rumah Sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 untuk membawa bantuan masyarakat Indonesia ke Gaza, Palestina.

Pelepasan misi kemanusiaan itu dilakukan oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dengan didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dari Dermaga Kolinlamil Jakarta Utara.

Pengumpulan bahan bantuan dari masyarakat Indonesia telah dikumpulkan oleh TNI AL sejak November 2023 lalu yang terpusat di Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Jakarta dan Komando Armada (Koarmada) II Surabaya.

Baca Juga: Program Internet Gratis Ganjar-Mahfud Kini Dinikmati Masyarakat Lombok

Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa TNI AL berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas kemanusian.

"Seperti dalam hal ini memberikan bantuan kemanusiaan untuk saudara kita di jalur Gaza, Palestina," kata Laksamana TNI Muhammad Ali, Jumat (19/1/2024).

Adapun ratusan ton bahan bantuan kemanusiaan tersebut terdiri dari popok sekali pakai sebanyak 532 karung pakaian anak-anak 600 karung, pakaian dewasa 700 karung dan 500 boks, susu 800 kardus, biskuit 650 dus, air mineral galon 1.254 galon, dan air mineral kardus 1.700 kardus.

Baca Juga: Ifa Faizah Luncurkan Film Jingga dan Digi Karya Produksi SD Plus 3 Al-Muhajirin

"Ada juga bat-obatan 460 kardus, selimut 450 karung, jaket 450 karung, dan mi instan 470 kardus, Seluruhnya diberangkatkan menuju Pelabuhan Al Arish di Mesir untuk kemudian disalurkan kepada korban konflik Gaza oleh otoritas yang berwenang seperti Egypt Red Crescent Bulan Sabit Merah Mesir," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Arif Fakhrudin menanggapi langkah Le Minerale yang telah mengirimkan bantuan berupa ribuan karton dan galon untuk Gaza.

"Itu artinya tidak hanya statement tapi konkrit ada affirmative action. Menjadi suatu kebanggaan bagi produk nasional kita, Le Minerale, memiliki komitmen yang kuat tidak hanya sebatas pada pernyataan sikap dan bentuk empati," tuturnya.

Baca Juga: KPU Kabupaten Bekasi Umumkan 55 Daftar Caleg DPRD dari PBB untuk Pemilu 2024

"Artinya Le Minerale dengan himbauan MUI, amanat Konstitusi dan Kebijakan Negara sudah sesuai dan satu frekuensi," ujarnya.

Seperti diketahui bersama bahwa masyarakat di Gaza telah beberapa lama mengalami krisis air bersih terutama untuk konsumsi sehari-hari.

Di antara bantuan kemanusiaan tersebut, sebagai bentuk kepeduliannya Le Minerale turut mengirimkan bantuan ribuan karton dan galonnya untuk para korban konflik Gaza.

Baca Juga: KPK Temukan Sejumlah Alat Bukti Dalam Kasus Dugaan Suap Bupati Labuhanbatu

Kondisi krisis air bersih tersebut menggerakkan Le Minerale untuk meringankan kondisi masyarakat Palestina khususnya di Gaza agar mendapatkan air minum layak konsumsi. 

Bantuan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Le Minerale terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan sosial. Le Minerale mendukung berbagai upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk Palestina. ***