POJOKSATU.ID- Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus WA Maclarimboen juga menjadi korban kericuhan saat pengantaran jenazah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe.
Kabarnya AKBP Fredrickus mengalami memar di bagian kepala karena terkena lemparan batu dari massa.
Dari foto yang beredar di media sosial, luka yang dialami AKBP Fredrickus di bagian kepalanya langsung ditangani oleh pihak dokter setempat.
Baca Juga: 32 Gedung Baru Pemkot Bandung Siap Maksimalkan Layanan Publik, Paling Banyak Direnovasi Gedung Kelurahan
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny membenarkan apa yang dialami AKBP Fredrickus.
Saat ini kondisi AKBP Fredrickus sudah mulai membaik dan yang bersangkutan sudah beraktivitas kembali.
"Terkena lemparan dan memar," kata AKBP Fredrickus saat dihubungi, Kamis (28/12/2023).
Baca Juga: Ifa Faizah Rohmah, Sosok Wanita Baik, Tegas, dan Penyayang
Penjabat Gubernur Papua Ridwan Rumasukun juga menjadi korban aksi anarkistis para mass di Kabupaten Jayapura pada Kamis (28/12/2023).
Tak hanya itu, Kapolda Papua Irjen Mathius D. Fakhiri turut menjadi sasaran massa saat pengantaran jenazah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe.
Dari video yang beredar di media sosial, narasi Kapolda Papua bersama ajudannya tengah diburu massa di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura.
Baca Juga: Lantik 19 Pejabat Fungsional, Pj Wali Kota Bandung Minta Birokrat Tingkatkan Pelayanan Pendidikan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah
Namun Irjen Mathius langsung dievakuasi buntut insiden ini, sehingga kondisi jenderal bintang dua itu dipastikan aman.
"Kondisi Pak Kapolda sudah aman ya," kata Kombes Ignatius.
Dari foto- foto yang beredar, tak hanya Pj Gubernur Papua dan Kapolda Papua yang menjadi bulan- bulanan massa.
Namun satu anggota polisi dan anggota TNI yang mengamankan rombongan jenazah Lukas Enembe juga mengalami luka- luka.
Baca Juga: Satresnarkoba Polrestabes Medan Amankan 15.000 Butir Ekstasi yang Akan Dedarkan pada Malam Tahun Baru
Diduga luka yang dialami anggota polisi dan TNI disebabkan karena lemparan para massa yang mengamuk.
Sebelumnya, massa di Kabupaten Jayapura mulai memanas saat kedatangan rombongam yang menghantarkan jenazah Lukas Enembe.
Dari video yang beredar di media sosial, massa memaksa meminta agar peti jenazah Lukas Enembe dikeluarkan dari ambulans.
Baca Juga: Status Darurat Sampah Dicabut, Pj Wali Kota Bandung: Pengolahan Sampah Makin Masif
Mereka meminta peti jenazah Lukas Enembe dipikul dan jalan kaki menuju tempat persemayaman jenazah Lukas Enembe di STAKIN.
Video yang diunggah akun instagram @info_sentani massa makin memanas. Bahkan massa sempat melempari petugas yang mengawal mobil jenazah Lukas Enembe.
Hingga akhirnya massa berhasil mimikul jenazah Lukas Enembe dengan menuju persemayaman terakhir jenazah Lukas Enembe di STAKIN.
Baca Juga: Wajib Baca! Daftar Caleg DPRD Kabupaten Garut 2024 dari Partai Demokrat
Diketahui sebanyak 2.100 personel disiagakan guna pengamanan kedatangan jenazah Almarhum Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe di Jayapura, Kamis (28/12) besok.
2.100 personel itu terdiri dari 600 Personel Polres Jayapura dan 1.500 gabungan dari Polresta Jayapura Kota.
Diberitakan sebelumnya, mantan Gubernur Papua Lukas Enembe mengembuskan napas terakhir di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, 26 Desember 2023 lalu. ***



