POJOKSATU.id - NP, istri Hamka Rusdi, bos travel umroh yang ditemukan membusuk bersama anaknya di Koja sempat membuat dokter terdiam.
Kunci misteri kasus kematian ayah dan anak balita membusuk di Koja ada pada istri Hamka Rusdi.
Sayangnya, NP hingga kini masih belum bisa memberikan keterangan kepada polisi.
Baca Juga: Prediksi Skor Carabao Cup 2 November Bournemouth vs Liverpool, The Reds Favorit Menang
Itu lantaran kondisinya yang belum memungkinkan memberikan keterangan.
Saat ini, NP masih menjalani perawatawan medis di RS Polri Kramat Jati.
NP dan anak pertamanya yang berusia 4 tahun saat itu dievakuasi Babinsa Koramil 01 Koja, Kodim 0502 Jakarta Utara, Serda Bambang, ke klinik terdekat.
Baca Juga: Debut Kevin/Rahmat di Korea Masters 2023, Pelatih Ganda Putra Angkat Bicara
Istri Hamka itu lantas ditangani dokter Diana.
Dokter Diana menceritakan, saat itu kondisi NP dan anaknya cukup memprihatinkan.
Ia menyebut bahwa ibu dan anak itu terindikasi kekurangan asupan makanan dan cairan.
Baca Juga: Warga Karawang Kirim Keranda Mayat untuk Bupati Cellica Nurrachadiana
"Tetapi lebih parah di ibu. Kalau anaknya masih agak mendingan, lebih segar," ungkap Diana dikutip Pojoksatu.id dari Antara, Rabu 1 November 2023.
Diana mengaku juga sempat mencoba berkomunikasi dengan NP. Akan tetapi gagal.
"Ibu (NP) ke arah depresi. Saya tanya, tidak nyambung," ujarnya.
Diana juga mengaku sempat menanyakan perihal peristiwa yang terjadi terhadap suami dan anaknya.
"Ditanya, di rumah ada siapa aja. Dia bilangnya tidak kenal," bebernya.
Baca Juga: Patuhi Keputusan Partai, Golkar Pastikan Ridwan Kamil Bergabung ke Tim Pemenangan Prabowo-Gibran
Mendapati jawaban seperti itu dari istri Hamka, Diana memutuskan untuk tidak melanjutkan mengorek informasi.
"Makanya setelah itu saya enggak ajak dia bicara lagi, biar tenang dulu aja," terangnya.
Kepada Diana, NP juga mengaku sakit kepala dan sakit perut karena tak makan selama berhari-hari.
Baca Juga: Harga BBM Pertamina Turun per 1 November 2023, Cek Rincian Lengkap Harga BBM Vivo, Shell dan BP AKR
"Dia cuma bilang pusing sama perutnya nyeri, jadi saya kasih obat lambung, obat pusing, terus dikasih makan dan minum mau," ujarnya.
Setelah NP dan anaknya makan, barulah Diana melakukan pemeriksaan kepada ibu dan anak tersebut.
Hasilnya, Diana sama sekali tak menemukan adanya penyakit yang signifikan.
Baca Juga: Depok Town Square Hadirkan Taman Kalimantan di dalam Mall, Denny Cagur: Paludarium Terbesar di Depok
"Dari pemeriksaan fisik, tanda-tanda vitalnya bagus semua. Tensi, nadi, semuanya bagus, enggak ada masalah," beber Diana.
Hasil Olah TKP
Sementara, tim gabungan yang melakukan olah TKP menemukan bukti cairan dan sisa-sisa makanan.
Dua sampel ini akan diteliti lebih lanjut tim Inafis Polri.
"Ada sampel bentuk cairan dan sisa makanan serta benda-benda yang dianggap penting dilakukan pemeriksaan laboratorium forensik," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Iverson Manossoh, kepada wartawan, Rabu 1 November 2023.
Baca Juga: Nah Lho! Kereta Cepat Whoosh Tiba-tiba Terhenti, Begini Penjelasan PLN
Dalam olah TKP tersebut, polisi melibatkan beberapa ahli, seperi histopatologi forensik hingga ahli psikologi forensik.
Ini perlu dilakukan guna mencari titik terang penyebab kematian bos travel dan anak balitanya itu.
"Semakin banyak bukti-bukti yang kami dapatkan di TKP, maka semakin baik analisa para ahli," tegasnya.
Baca Juga: Jadi Atlet Voli Berprestasi di Liga Korea, Segini Nominal Gaji Megawati Hangestri Pertiwi
Dari hasil pendalaman sementara, tidak ada tanda-tanda atau bekas orang masuk ke kediamaan bos travel umroh tersebut.
"Kecil kemungkinan jejak orang asing masuk, tidak ada jejak secara scientific," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan, Selasa (31/10/2023).
Gidion juga menyebut bahwa rumah bos travel umroh itu dalam kondisi terkunci dari dalam.
Baca Juga: Hylo Open 2023: Deglo Bungkam Wakil Tuan Rumah, Lolos 16 Besar
Hal itu juga yang menjadi pertimbangan peyidik tidak adanya tanda-tanda orang lain masuk ke rumah korban.***




