POJOKSATU.id, JAKARTA-- Kelompok Aliansi Anti Korupsi melakukan aksi demonstrasi di Kedutaan Besar (Kedubes) China, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/10/2023).

Aksi mereka menuntut pemerintah China melakukan audit terhadap kegiatan operasional pengadaan barang dan jasa di salah satu perusahaan pelat merah China di Indonesia.

Dalam aksi berlangsung pada hari Rabu (6/10) siang tersebut, massa yang berjumlah 100 orang itu menilai perlu ada evaluasi terhadap pengadaan barang dan jasa di perusahaan itu.

"Kami meminta untuk segera dilakukan penyelidikan dan penggantian terhadap oknum pejabat di sana. Karena ada potensi terjadi masalah dalam pengadaan barang dan jasa ," kata koordinator aksi, Amri, di depan Kedubes China, Jakarta Selatan, Jumat (5/10).

Baca Juga: Usai Mundur dari Menteri, Presiden Jokowi Belum Punya Waktu Bertemu Mentan SYL

Amri secara khusus meminta, Pemerintah China perlu mengawasi kinerja pejabat penting di perusahaan plat merah negeri Tirai Bambu itu.

"Ini agar tata kelola perusahaan yang lebih baik dengan menunjuk individu yang memiliki integritas tinggi," imbuh Amri.

Amri berharap perwakilan pemerintah China di Indonesia tersebut bisa menyampaikan ke kantor pusat perusahaan asal China terkait komitmen dalam mencapai target produksi.

Hal ini untuk pemberantasan korupsi dan menjalankan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.

"Kita jangan sampai tertindas di negeri sendiri. Jangan sampai dikuasai oligarki yang berniat menguntungkan dirinya sendiri sementara banyak warga yang tak sejahtera," tuturnya dengan suara tinggi.

Baca Juga: Kala Surya Paloh Ditagih Bubarkan Partai Bila Kader Terlibat Korupsi, Jawabannya Penuh Ingkar

Sementara itu, koordinator aksi Ade Rizal menuturkan ini adalah aksi kedua mereka di Kedubes China.

Mereka juga beraksi di kantor SKK Migas karena perusahaan pelat merah itu bekerjasama dengan perusaahn perminyakan itu.

Ade meminta SKK Migas juga membentuk tim independen untuk mengusut dan mencegah adanya dugaan permainan pengadaan barang dan jasa.***