POJOKSATU.id - Viral video perundungan siswa SMP berseragam kotak-kotak biru.
Dalam video perundungan siswa SMP berseragam itu terlihat belasan siswa lainnya.
Video perundungan siswa SMP berseragam itu diduga direkam sebuah lapangan bola voli yang cukup sepi dan jauh dari pemukiman penduduk.
Baca Juga: Bantah Ditahan Polisi Inggris, Lolly Putri Nikita Mirzani : Emangnya Gua Kriminal?
Video perundungan tersebut beredar luas melalui grup-grup Whatsapp dan media sosial.
Berdasarkan video yang diterima Pojoksatu.id, korban perundungan terlihat ada 1 orang.
Sementara pelaku perundungan adalah siswa yang mengenakan topi hitam.
Akan tetapi ia dibantu oleh belasan siswa SMP lainnya.
video tersebut berawal dari korban yang sudah mendapat intimidasi dari pelaku.
Terdengar juga suara siswa SMP rekan pelaku yang tertawa.
Baca Juga: Beda, Pengamat Ini Yakin Kaesang Pangarep Bisa Bawa PSI ke Parlemen
Berdasarkan bahasa yang digunakan, para siswa tersebut berkomunikasi menggunakan bahasa Sunda.
Selanjutnya datang seorang siswa SMP lainnya yang bertopi sekolah menampar lalu duduk di sebelah korban.
"Sok duel we, milih," terdengar suara siswa SMP rekan pelaku.
Selanjutnya, pelaku langsung menarik kemeja korban dan melayangkan lututnya berkali-kali pada perut korban.
Baca Juga: Ogah Daftar PPPK 2023, Pegawai Honorer di Tangsel Pilih Oplos Elpiji, Ya Dikeler Polda Metro Jaya
Tidak hanya itu, pelaku juga melayangkan sejumlah pukulan ke punggung korban.
Sementara, korban sudah mengerang kesakitan usai lutut pelaku mengenai perutnya hingga membuat korban terduduk menahan sakit.
Akan tetapi, pelaku tak puas dan menyeret korban sambil terus menendang dan memukuli korban berkali-kali.
Korban sendiri sama sekali tidak memberikan perlawanan dan hanya menerima penyiksaan.
Melihat korban yang tidak berdaya, sejumlah siswa SMP rekan pelaku berusaha untuk menghentikan perundungan tersebut.
"Nggeus cuy...nggeus cuy...Nggeus Mal...nggeus Mal..." terdengar beberapa siswa lain.
Baca Juga: Surat Telegram Mutasi Polri Terbaru, Kapolri Mutasi Puluhan Jenderal dan Pamen
Akan tetapi pelaku malah emosi dan mengancam rekannya sendiri untuk berkelahi.
"Misahkeun aing, gelut jeung aing kabehana," hardik pelaku perundungan bertopi hitam itu.
Yang lebih parah, selama 4 menit 14 detik durasi video itu, selama itu pula korban mendapat pukulan dan tendangan dari pelaku.
Korban juga sampai tersungkur di lapangan voli ketika mendapat tendangan dari pelaku.
Ticak cukup, pelaku juga menginjak-injak kepala dan perut korban sampai pingsan.
Baca Juga: Durian Kaesang
"Pingsan...eh...eh..." ucap siswa SMP lainnya.
Ironisnya, pelaku malah bangga dan sempat memberikan pose victory dengan mengangkat kedua tangannya.
Pelaku mengakhiri aksinya dengan sengaja bergaya melalui rekaman video yang diduga direkam oleh rekannya sendiri.
Sampai berita ini ditulis, belum diketahui dimana dan kapan pastinya peristiwa perundungan siswa SMP berseragam kotak-kotak biru itu terjadi.***




