POJOKSATU.id, JAKARTA -- Partai Demokrat mendorong mantan Presiden Keenam SBY bertemu mantan Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri untuk bertemu.

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, sementara Megawati Soekarnoputri merupakan Ketua Umum PDIP.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Syarief Hasan mengatakan, pertemuan SBY denga Megawati untuk menyatukan pandangan politik kedua partai.

Pasalnya, SBY-Mega merupakan penentu dalam menentukan arah politik kedua partai.

Baca Juga: Tak Ingin Dikaitkan dengan Thariq Halilintar Lagi, Fuji Ingatkan Fansnya : Aku Risih Namaku Dibawa Mulu

"Iya, pimpinan partai kalau menentukan kebijakan ke depan di Partai Demokrat kan majelis tinggi partai," kata Syarief, Jumat (15/9/2023).

"Sementara, di kubu PDI-P kan Ibu Megawati. Jadi harus ada komunikasi dulu,” sambungnya.

Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan, sejauh ini komunikasi politik Partai Demokrat dengan PDIP cukup baik.

Namun, Syarief mengatakan, partainya menginginkan SBY melakukan pertemuan dengan Megawati sebelum bersepakat untuk berkoalisi.

Baca Juga: Kisah Sultan Siak Riau Sumbang Rp 1 Triliun pada Soekarno, Seluruh Kerajaan Diserahkan ke Republik

“Komunikasi dengan PDI-P sih teman-teman pengurus PDI-P memang lumayan bagus ya. Tetapi, kita tidak ingin adanya persyaratan gitu,” tuturnya.

Sebelumnya, Partai Demokrat memberikan sinyal positif untuk bergabung dengan poros PDI-Perjuangan yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres.

Itu usai partai berlambang bintang mercy itu ditinggalkan bakal calon presiden Anies Baswedan dan hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief mengatakan, partainya memungkinkan untuk bergabung dengan poros PDIP.

Baca Juga: Drawing Piala Dunia U17 Jumat Malam Ini, Cek Jadwal Siaran Langsung dan Pembagian Pot

Terlebih lagi, kantor Partai Demokrat dengan partai berlambang kepala banteng moncong putih itu berdekatan, sama-sama dikawasan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

"Kantor PDIP sama PPP kok dekat ya, (Demokrat) itu saja kodenya," kata Andi menjawab pertanyaan wartawan dengan singkat, Rabu (6/9/2023).

Dihubungi terpisah, Deputi Bappilu Partai Demokrat, Kamhar Lakumani menyatakan partainya membuka peluang bergabung poros PDIP.

Menurut dia, peluang bergabung dengan pasukan banteng memungkinkan terwujud.

Baca Juga: Hasil Hongkong Open 2023: Pembunuh Raksasa Itu Akhirnya Bertekuk Lutut di Hadapan Jojo

Terlebih lagi, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebelumnya telah melakukan komunikasi politik dengan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani.

"Kami melihat senantiasa terbuka peluang untuk membangun komunikasi dan kerjasama politik," kata Kamhar dihubungi Pojoksatu.id di Jakarta, Rabu (6/9/2023).

Kamhar mengatakan, bahwa kader partai Demokrat menunggu komando atau keputusan dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dia mengatakan, SBY tengah memperhitungkan dengan cermat dan seksama akan kemana nantinya berlabuh.

Kamhar menyebut, mantan Presiden ke-6 Republik Indonesia itu bakal menentukan arah politik partainya dalam waktu dekat ini.

"Kita tunggu saja, semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama segera diputuskan," tuturnya.***