POJOKSATU.id - Polda Matro Jaya kembali menemukan fakta baru kasus ibu dan anak tewas di Cinere Depok.
Fakta baru ibu dan anak tewas di Cinere itu adalah ditemukan salah satu kamar terkunci.
Kamar tersebut digembok rapat dan polisi yang melakukan olah TKP tidak bisa menemukan kuncinya.
Baca Juga: Afirmasi PPPK Teknis 2023 Dan Persyaratan Wajib Tambahan Serta Bobot Nilai Sertifikat Kompetensi
"Ada satu tempat yang memang terkunci dan kuncinya juga tidak ditemukan," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Saiman, Jumat 15 September 2023.
Namun saat kamar itu dibuka penyidik, ternyata kamar yang digembok itu merupaka gudang rumah tersebut.
"Kta coba menggunakan ahli yang bisa buka di situ. Ternyata gudang," ujarnya.
Baca Juga: Forum Peduli Demokrasi Papua Geruduk Kemendagri, Protes Netralitas ASN
Dari hasil penyisiran di gudang tersebut, anggota juga tidak menemukan adanya barang-barang yang mencurigakan.
Penyidik hanya menemukan barang-barang peralatan rumah tangga.
"Hanya terdapat barang-barang rumah tangga aja. Gudang," ujarnya.
Baca Juga: Oknum Anggota DPRD Labuhanbatu Terjaring dari Tempat Hiburan Malam, Tes Urine Positif Narkoba
Kendati demikian, penyidik terus melakukan pendalaman dengn melakukan olah TKP lanjutan di sekitaran rumah korban.
"Penyidik Subdit Jatanras kita melangsungkan olah TKP lanjutan untuk mencari bukti-bukti tambahan untuk membuat terang perkara," jelasnya.
Sebelumnya, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan kasus ibu dan anak tewas di Cinere itu hampir sama dengan kejadian kasus satu keluarga di Kalideres beberapa bulan lalu.
"Ini sangat mirip dengan kejadian yang di Kalideres, oleh karenanya pola nya kita sama, ditemukan jenazah sudah rusak," kata Hengki Haryadi di Polda Metro Jaya, Jumat, 8 September 2023.
Menurut Hengki, langkah-langkah penyelidikan yang digunakan dalam kasus ini penuh kehati-hatian.
Baca Juga: Oknum Polantas Maki Pengendara di Cikini dengan Kata Kasar, Polda Metro Jaya Langsung Minta Maaf
Sebab dari hasil pendalaman diduga ada hal-hal yang mistis dalam kematian korban.
Namun dari hasil pendalaman sementara, penyidik menemukan petunjuk baru kematian korban.
Petunjuk itu, yaitu ditemukannya laptop milik korban yang bertuliskan to you whomever yang artinya apabila ada yang melihat tulisan ini, mungkin saya dan ibu saya sudah meninggal.
Baca Juga: Link Live Streaming Hong Kong Open 2023 Jumat 15 September: Prifad dan Jojo Segera Tanding
"Nah ini kira-kira akan kita dalami. Apakah memang ini tulisannya jenazah ini, atau mungkin merupakan desepsi, kita enggak tahu. Mungkin ada orang juga yang nulis, kita enggak tahu," tuturnya.
Kendati bukti tersebut sudah ditemukan di TKP, namun Hengki belum bisa memastikan penyebab kematian seorang dan anaknya itu.
Sebab dari bukti-bukti yang ditemukan di lokasi, juga belum bisa disimpulkan apakah kematian korban alami mengatah pada kecelakaan, bunuh diri, atau pembunuhan.
Baca Juga: Gregoria Mariska Tunjung Bungkam Runner Up Kejuaraan Dunia, Tembus Semifinal Hong Kong Open 2023
"Apakah ini matinya alami, natural. Apakah accident, kecelakaan. Apakah sucide, bunuh diri. Atau Homicide, pembunuhan. Apakah gabungan dari berbagai analisis ini," ujarnya.
Dua jenazah yang merupakan ibu berinisial GA (64) dan anaknya DA (38) ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka di sebuah rumah di wilayah Cinere, Depok, Jawa Barat, Kamis (7/9).
Jenazah dua korban ini ditemukan setelah ada dari laporan warga terhadap satpam komplek yang curiga karena keduanya sudah tidak keluar rumah selama 1 bulan.
Kemudian, satpam komplek bernama Jafar bersama Ketua RT Sony mengecek rumah yang dimaksud.
Keduanya lantas mencoba masuk dan mencium bau tidak sedap usai berhasil membuka garasi rumah.
Baca Juga: Lima Tokoh Nasional Ini Sebut Ganjar Pranowo Membawa Energi Besar untuk Kemajuan Indonesia
Dari kesaksian sejumlah warga, jenazah kedua korban ditemukan dalam kondisi berpakaian di salah satu kamar mandi yang tidak terkunci.
"Lalu petugas security menghubungi Polsek Cinere dan setelah dilakukan cek TKP ternyata ditemukan 2 orang mayat laki laki dan perempuan diduga penghuni rumah No. 39 perum BCI," kata Kaur Humas Polres Metro Depok Iptu Made Budi.***


.webp)
