POJOKSATU.id - Misteri kasus ibu dan anak tewas di Cinere, Depok, hingga kini masih menyimpan misteri.
Itu berkenaan apakah ibu dan anak tewas di Cinere itu merupakan kasus bunuh diri atau kasus pembunuhan.
Karena itu, tim gabungan dari kedokteran forensik melakukan autopsi pada jenazah ibu dan anak tewas di Cinere tersebut.
Dalam autopsi itu, tim mengunakan sebuah alat yang bernama Crime Lite.
Crime Lite sendiri adalah alat yang bisa mendeteksi bercak darah meski secara kasat mata tidak lagi bisa didapati.
Bercak darah tersebut bisa menjadi petunjuk awal bahwa telah terjadi kekerasan yang dialami korban sebelum meniggal dunia.
Hasilnya, tim gabungan dari kedokteran forensik tidak menemukan adanya bercak darah pada jenazah ibu dan anak tewas di Cinere itu.
"Dengan Crime Lite itu kita bisa mendeteksi adanya bercak darah atau permukaan di tubuh, hasilnya negatif,” ujar Kabiddokes Polda Metro Jaya Kombes Hery Wijatmoko, kepada wartawan, Senin (11/9/2023).
Dengan tidak ditemukan adanya bercak darah, Hery menyebutkan untuk sementara tidak ditemukan indikasi kekerasan yang menyebabkan pendarahan.
Baca Juga: Rumah Produksi di Srengseng Sebar 120 Film Asusila di 3 Website Ini, Bisa Nonton sampai Puas
“Artinya, kekerasan yang menyebabkan pendarahan tidak terdeteksi dari alat tersebut,” terang dia.
Dari autopsi tersebut, pihaknya juga akan menentukan jenis kelamin dari kedua jenazah dimaksud.
Selain itu, juga akan dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui kapan waktu kematian ibu dan anak tewas di Cinere tersebut.
"Kita akan pastikan bener gak ini adalah si a dan si b. Kemudian berapa lama saat kematiannya. Jadi time scene of death,” ujar Hery.
Baca Juga: Sinyal Putus Makin Kuat, Lyodra dan Riza Syah Saling Unfollow Instagram
setelah autopsi selesai, pihaknya saat ini tengah melakukan pencocokan DNA.
“Kita lakukan pencocokan DNA untuk menentukan siapa korban 1 dan korban selanjutnya dengan keluarga yang masih ada, (yang masih) bisa dihubungi,” terang dia.
Hery menjelaskan, untuk menentukan time of death kedua korban dibutuhkan proses panjang dan banyak faktor yang mempengaruhi.
Baca Juga: 8 Poin Penting Hasil Optimalisasi PPPK 2022 Kemenag, Perhatikan Poin 4 Bisa Bikin Kelulusan Dicabut
Semua faktor, termasuk lokasi penemuan kedua jenazah korban, suhu ruangan sampai musim kemarau, seluruhnya diperhitungkan.
"Jadi ada beberapa yang perlu dipertimbangkan, diperhitungkan untuk penghitungan time scene death-nya,” tandas Kabiddokes Polda Metro Jaya Kombes Hery Wijatmoko.***




