POJOKSATU.id - Pesan terakhir 'to you whom ever' dalam kasus ibu dan anak tewas di Cinere Depok, hingga kini masih menjadi misteri.

Ibu dan anak tewas di Cenere Depok itu ditemukan sudah tinggal rangka.

Sementara pesan terakhir 'to you whom ever' ibu dan anak tewas di Depok itu ditemukan polisi di laptop.

Baca Juga: Pernyataan Tegas Sekjen PDIP untuk Ketua DPC Gerindra Semarang, Singgung soal Barbarian

Kedua korban ibu dan anak ini yakni GA (64) dan anaknya DA (38) ditemukan sudah jadi kerangka di sebuah perumahan mewah di Cinere, Depok, Jawa Barat.

Pakar psikologi forensik Reza Indragiri Amriel pun ikut menyoroti pesan terakhir ibu dan anak tinggal rangka di Depok itu.

Menurut Reza, file dokumen di laptop di lokasi ibu dan anak tewas di Cinere Depok mengindikasikan korban terisolasi saat masih hidup.

Baca Juga: Mata Air

Reza menduga, 'to you whom ever' itu mengindikasikan adanya relasi sosial yang begitu jauh dengan lingkungan sekitarnya.

Hal itu kemudian menjadi penanda orang-orang yang akhirnya mengalami depresi dan mengalami gangguan afektif.

Kedua korban, kata Reza, seperti sudah membayangkan jasadnya ditemukan lewat penemuan secara sengaja atau tidak oleh orang lain.

Baca Juga: Ternyata Cak Imin Belum Terima Uang Hasil Korupsi, Prof Romli Beberkan Tetap Bisa Dijerat

"Kalimat 'to you whom ever' mengindikasikan bahwa boleh jadi keluarga ini memang sudah terisolasi sedemikian rupa, sudah berjarak sedemikian jauh dari lingkungan sosialnya,” papar Reza, dikutip Pojoksatu.id, Minggu 10 September 2023.

Reza menilai kedua korban sendiri tak tahu jenazah mereka nantinya akan ditemukan oleh siapa.

Pesan terakhir itu seperti surat radom ditujukan kepada siapapun yang menemukan keduanya sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Kalau ini yang terjadi, maka kalimat 'to you whom ever' memang mengindikasikan adanya relasi sosial yang begitu jauh," bebernya.

Baca Juga: Ketua Gerindra Semarang Beri Penjelasan Soal Tudingan Pemukulan Pada Kader PDIP

Reza juga menyebut, pesan misteri itu seolah ibu dan anak tewas di Cinere itu sudah membayangkan bahwa jenazahnya akan ditemukan secara di kemudian hari.

Entah ditemukan secara sengaja atau tidak sengaja.

Namun yang cukup mencengangkan adalah, kondisi teralienisasi itu ternyata adalah sebuah fenomena yang sudah biasa terjadi di kota-kota besar.

Baca Juga: Kabar Terbaru Kasus Dugaan Pemukulan Kader PDIP oleh Ketua DPC Gerindra Semarang

"Kita dapatkan suatu profil kecil tentang bagaimana relasi sosial orang yang mengakhiri hidupnya dengan lingkungan sosialnya pun itu menurut saya tidak terlalu mengejutkan," bebernya.

Sementara, penyidik Ditereskrimum Polda Metro Jaya dan Puslabfor kembali melakukan olah TKP ibu dan anak tewas di Cinere Depok, pada Sabtu 9 September 2023 kemarin.

Penyidik juga mendalami ada atau tidaknya jejak racun di rumah korban di Perumahan Bukit Cinere Indah tersebut.

Baca Juga: Kado Istimewa Buat Marselino Ferdinan, Indonesia U23 Cetak 9 Gol di Tanggal 9 Bulan 9

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, ini perlu dilakukan dengan metode interprofesi dan scientific crime investigation.

"TKP kita juga sterilitasnya dari awal. Sehingga tim laboratorium forensik bisa menganalisis apakah ada jejak-jejak orang, di luar 2 jenazah ini sebelum kejadian," bebernya.

Sementara, Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Samian mengatakan, mendapatkan petunjuk penting dari olah TKP tersebut.

Yakni adanya pesan terakhir yang ditemukan di laptop.

Baca Juga: Analisa Pengamat Ganjar Tampil di Tayangan Azan Magrib RCTI : Biar Dibilang Sosok yang Islami

"Satu petunjuk dari laptop yang diduga laptop korban yang berjudul, 'to you whom ever'," papar dia.

Pada laptop itu ditemukan tulisan yang intinya berisi siapa yang membaca tulisan tersebut maka penulis dan ibunya telah meninggal dunia.

"Jadi, di sana tertulis siapapun yang membaca tulisan ini mungkin pada saat melihat tulisan ini, saya dan ibu saya sudah meninggal dunia," ucap dia.

Baca Juga: Video Ganjar Pranowo Tampil di Tayangan Azan Magrib RCTI Disandingkan Pidato Menag, Nyindir Banget

Kendati demikian, penyidik belum bisa menyimpulkan penyebab kematian ibu dan anak tewas di Cinere tersebut.

Sampai saat ini, penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti terkait temuan anak tewas di Cinere Depok itu.***