POJOKSATU.id, JAKARTA-- Capres PDIP Ganjar Pranowo masuk di tayangan azan magrib stasiun televisi swasta RCTI. Banyak yang menilai tampilnya Ganjar di azan itu adalah politik identitas terselubung.
Dalam momen tayangan azan magrib RCTI itu, Ganjar Pranowo yang menggunakan kemeja putih dan peci hitam mempersilahkan para jamaah agar segera memasuki masjid.
Kehadiran politisi PDIP disalah satu stasiun di bawah naungan MNC Group milik Harry Tanoesoedibjo atau HT memantik beragam persepsi.
Banyak yang menilai, tampilnya Ganjar Pranowo di azan stasiun televisi swasta, RCTI itu merupakan politik identitis terselubung.
Baca Juga: Timnas Indonesia U23 Libas China Taipei 9-0, Kemenangan Terbesar dalam 22 Tahun
Bahkan ada juga netizen yang menggabungkan video Ganjar Pranowo dengan pidato Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas mengimbau masyarakat agar tidak memilih pemimpin yang menggunakan agama sebagai alat politik.
"Kita lihat calon pemimpin kita ini pernah menggunakan agama sebagai alat untuk memenangkan kepentingannya atau tidak. Kalau pernah, jangan dipilih," katanya Menag.
Video pidato Menag yang digabungkan dengan video Ganjar Pranowo yang tampil di azan stasiun televisi, juga viral di akun Snack Video @Belibis6699.
Di dalam video tersebut, pidato Menag menjadi bahan candaan netizen.
Dalam video tersebut, saekan-akan pidato Yaqut Cholil Qoumas itu menampar wajah Ganjar Pranowo yang dinilai telah melakukan politik identitas atau dengan kata lain Ganjar Pranowo telah menjuan agama demi kepentingan syahwat politik.***



