POJOKSATU.id, JAKARTA-- Adik Arist Merdeka Sirait, Agustinus Sirait, atau pihak keluarga mengungkap penyebab meninggalnya Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) tersebut.

Menurut diagnosa pihak dokter seperti disampaikan ke keluarga, Arist Merdeka mengalami komplikasi penyakit, salah satunya infeksi kandung kemih. Arist mengalami sakit ketika buang air kecil.

Arist Merdeka Sirait sudah bolak-balik masuk rumah sakit sebelum meninggal dunia. Belakangan terhitung sudah tiga kali dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: Tiktoker Deedi Tjhandra Tersangka, Duduk Perkara Kasusnya Belum Dibeberkan Polda Metro

Menurut adik Arist Merdeka, Agustinus Sirait di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu (26/8), abangnya merasakan sakit ketika buang air kecil. Dan dokter mendiagnosa, ada infeksi saluran kandung kemih.

Setelah sempat dibawa bolak-balik ke RS selama tiga kali, Agustinus menambahkan kondisi Arist sempat membaik.

Baca Juga: Viral Foto Habib Umar Disandingkan dengan Ganjar Ternyata Tanpa Sepengetahuan Panitia, Ini Faktanya

Bulan Juni lalu, Arist sempat dirawat kurang lebih selama 10 hari di rumah sakit dan dinyatakan sembuh lalu pulang.

Namun pada Senin (21/8/2023), dia mengeluhkan sakit lagi sehingga keesokan harinya dibawa ke RS Polri Kramat Jati.

Sempat dirawat beberapa hari, kondisi Arist Merdeka Sirait terus menurun. Hingga kabar meninggalnya diberitahukan pada Sabtu pagi.

"Kemudian, sehabis mengikuti acara Hari Anak di Semarang, lanjut menemani Ibu Menteri PPA di Sumatera Utara dalam rangka hari anak juga. Itu kemudian tiba-tiba jatuh sakit lagi," jelasnya.

Menurutnya, selama ini kakaknya tak pernah mengalami penyakit yang parah. Hanya beberapa tahun lalu pernah dilakukan prosedur operasi pemasangan ring jantung.

Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Hariyanto mengatakan Arist Merdeka Sirait meninggal dunia saat menjalani perawatan di ICU pada Sabtu (26/8/2023) sekitar pukul 08.35 WIB setelah sempat dirawat dua hari di ICU.

Berdasar hasil pemeriksaan tim dokter, Sirait meninggal dunia akibat komplikasi dari penyakit yang diderita selama ini.

Sebagai informasi semasa hidupnya Arist Merdeka Sirait dikenal sebagai sosok yang peduli dengan anak-anak di Indonesia, termasuk terkait kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak.

Acapkali dia turun langsung mendampingi proses hukum anak korban berbagai kasus tindak pidana yang membutuhkan pendampingan psikologis untuk memulihkan trauma.

Diketahui, Arist Merdeka Sirait merupakan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak menggantikan Seto Mulyadi pada tahun 2010.

Arist sebelumnya menjabat sebagai sekretaris jenderal selama 12 tahun atau tiga periode sejak tahun 1998.

Arist Merdeka lahir pada 17 Agustus 1960 di Kota Pematang Siantar, Sumut, dengan kata lain Arist baru saja merayakan Ultah ke-63 sepekan lalu.***