POJOKSATU.id, JAKARTA-- Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengakui peninjauan kembali (PK) oleh Moeldoko ke Mahkamah Agung (MA) sempat menimbulkan kekhawatiran di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Namun, kekhawatiran tersebut sirna setelah MA mengeluarkan keputusan menolak PK Moeldoko dalam kasus pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat.

Koalisi Perubahan sendiri terdiri dari tiga partai, di antaranya Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden.

Baca Juga: Kolonel Soedirman dan 5 Perwira Militer Terlibat Pertempuran Ambarawa 2 Bulan, Satu Gugur Usia 32 Tahun

"Hari ini keraguan ini sirna. Alhamdulillah puji syukur kepada Tuhan yang maha esa Allah Swt. Yang telah melindungi kami dari segala gangguan dan ancaman terhadap kedaulatan Partai Demorkat," kata AHY di kantor DPP Partai Demokrat, Jumat (11/8/2023).

AHY menyebut penolakan PK Moeldoko Cs merupakan kemenangan telak bagi Partai Demokrat dengan skor 19:0.

"Terima kasih atas kerja kerasnya sehingga tidak sia-sia partai Demokrat. Alhamdulillah berhasil memenangkan persidangan 19-0 di tangan kita," ucapnya.

Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) yang diajukan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko terkait kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Baca Juga: PK Moeldoko Ditolak MA, Mahfud : Kalau Hakimnya Mabuk Baru PK Dikabulkan

Kini harapan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia Moeldoko menguasai sepenuhnya partai berlambang mercy itu sudah sirna.

Politikus senior Partai Demokrat, Sartono Hutomo mengaku bersyukur atas putusan MA menolak kembali PK Moeldoko soal kepengurusan Partai Demokrat.

"Allhamdulilah, PK Moeldoko di MA di Tolak," kata Sartono kepada wartawan, Kamis 10 Agustus 2023.

Sartono mengucapkan banyak terimakasih kepada hakim yang telah menolak PK Moeldoko. Dengan demikian, Sartono meyakini masih tegaknya hukum yang berkeadilan di negeri ini.

"Terima kasih kepada Para Hakim MA atas Keadilan yang telah di hadirkan," ujarnya.***