POJOKSATU.ID- Polisi mulai mendalami kasus pemukulan jurnalis di acara diskusi Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) di Restoran Kelapa Dua, Senayan, Jakarta Pusat kemarin.
Kasus pemukulan itu dialami salah satu jurnalis tv nasional bernama Janivan Prapta.
"Benar sudah diterima Polda Metro Jaya untuk laporan terkait kasus pemukulan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan Kamis (27/7/2023).
Baca Juga: Di Tengah Isu Luhut Gantikan Airlangga, Puan Maharani Datangi Rumah Ketum Golkar
Trunoyudo memastikan pihaknya bakal mendalami laporan tersebut. Dia juga berjanji akan menyampaikan perkembangan kasus tersebut untuk disampaikan ke publik.
"Saat ini masih didalami," pungkasnya
Sebelumnya, Jurnalis bernama Janivan Prapta yang merupakan juru kamera Kompas TV melaporkan kasus pemukulan yang ia alami oleh sekelompok orang tak dikenal ke Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Jauh-jauh Delegasi Al Hilal Terbang ke Paris, Tak Disangka Begini Respon Kylian Mbappe
Peristiwa penganiayaan oleh sekelompok orang tak dikenal itu terjadi saat ia meliput acara diskusi bertajuk "Selamatkan Partai Golkar: Menuju Kemenangan Pileg 2024".
Acara diskusi itu digelar Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) di Resto Pulau Dua, Senayan, Jakarta dengan mengundang sejumlah wartawan baik dari televisi maupun online.
Janivan menuturkan kasus pemukulan itu bermula saat sekelompok orang datang ke lokasi melakukan penggerudukan sebelum acara dimulai.
Baca Juga: Skandal Dugaan Korupsi Proyek PJU Karawang Seret Nama Oknum Anggota DPRD
Saat merekam tersebut tiba-tiba, seorang dari kelompok itu langsung melakukan pemukulan dan pengancaman.
"Selang beberapa detik saya record mereka langsung mendatangi saya tanpa babibu langsung mukul kamera saya sama mukul dagu saya. Setelah itu saya masuk ke dalam karena mereka banyak kan," kata Janivan di Polda Metro Jaya, Rabu (26/7/2023).
Selain dipukul, Janivan menyebut anggota kelompok orang tak dikenal itu juga sempat melontarkan kalimat ancaman pembunuhan. Mereka meminta semua orang di Resto Pulau Dua yang tengah menggelar diskusi itu membubarkan diri.
Baca Juga: Jadi Korban Pemukulan Saat Liput Diskusi GMPG Partai Golkar, Jurnalis Televisi Lapor ke Polda Metro Jaya
"Kalau kalian masih di sini mati kalian semua. Jangan main-main kepada saya," ujar Janivan menirukan kalimat ancaman tersebut.
Menurut kesaksiannya, kelompok orang tak dikenal tersebut berjumlah sekitar 15 orang. Tak hanya melakukan pemukulan dan pengancaman, mereka juga melakukan perusakan terhadap sejumlah alat seperti ponsel milik jurnalis lain.
"Yang kena pukul cuma saya sendiri dan ada anak media lain CNN handphone-nya diambil dibuang sembarang jadi mereka benar-benar enggak mau di-record," bebernya.
Atas tindakan itu, laporan Janivan diterima dengan nomor LP/B/4348/VII/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 26 Juli 2023. Terlapor dilaporkan dengan Pasal 352 dugaan Tindak Pidana Penganiayaan ***



