POJOKSATU.id, KARAWANG – Sebanyak 459 siswa baru SMAN 1 Karawang mengikuti hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan MPLS yang berlangsung selama tiga hari hingga Jumat (17/7/2026) itu tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan pendidikan karakter yang berlandaskan budaya Sunda.
Ketua Pelaksana MPLS SMAN 1 Karawang, Taufik Al Rasyid mengatakan, kegiatan hari pertama diawali dengan salat Dhuha berjamaah. Selanjutnya para siswa mendapatkan materi dari kepala sekolah tentang wawasan kebangsaan dan penguatan karakter Pancawaluya.
Menurut Taufik, konsep MPLS tahun ini menggabungkan nilai-nilai kearifan lokal dengan persiapan menghadapi tantangan di masa depan.
"Kami ingin siswa tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan tetap menjunjung budaya daerah," katanya.
Baca Juga: Kepala DKP Jabar Buka MPLS di SMAN 5 Karawang, Kepsek Targetkan Prestasi Siswa Makin Melejit
Ia menjelaskan, Pancawaluya merupakan nilai karakter yang berasal dari budaya Sunda. Nilai tersebut terdiri dari lima unsur, yaitu cageur (sehat), bageur (berakhlak baik), bener (jujur), pinter (cerdas), dan singer (terampil serta mandiri).
Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting ditanamkan sejak awal agar menjadi bekal siswa selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Karawang.
"Walaupun berada di wilayah perkotaan, kami tetap berada dalam lingkungan budaya Sunda yang harus dijaga dan dilestarikan," ujarnya.
Taufik menambahkan, seluruh peserta MPLS berasal dari berbagai SMP di Kabupaten Karawang dan telah menyelesaikan proses daftar ulang.
Baca Juga: Kadisdik Jabar Buka MPLS Panca Waluya di SMAN 2 Karawang, Siswa Diminta Disiplin dan Berkarakter
Melalui kegiatan MPLS ini, pihak sekolah berharap siswa baru dapat lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenali potensi diri, serta mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki.
"Harapannya mereka bisa berkembang sesuai potensinya, berprestasi, memiliki karakter yang baik, dan siap menghadapi masa depan," pungkasnya. ***




