POJOKSATU.id, KARAWANG – PT Garda Assets Security kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pengamanan melalui kegiatan Latihan Gabungan dan Emergency Drill Security yang digelar di kawasan Gudang Lame, Sukaluyu, Telukjambe Timur, Karawang, Minggu 7 Juni 2026.

Kegiatan yang diikuti sekitar 110 peserta tersebut menjadi bagian dari program pembinaan dan pelatihan (Binlat) perusahaan yang kini ditetapkan sebagai agenda wajib tahunan. Program ini tidak hanya bertujuan mengasah kemampuan teknis personel keamanan, tetapi juga memperkuat solidaritas serta koordinasi antaranggota yang bertugas di berbagai area operasional.

Sejak pagi hari, seluruh peserta yang terdiri dari jajaran manajemen, satuan pengamanan, Chief, hingga Koordinator Lapangan telah berkumpul untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 13.30 WIB.

Dalam pelaksanaannya, PT Garda Assets Security menggandeng Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Karawang guna memberikan pembekalan mengenai penanganan situasi darurat, khususnya kebakaran yang berpotensi terjadi di lingkungan kerja.

Baca Juga: PT Garda Asset Security, Jasa Pengamanan Profesional untuk Dunia Industri

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi latihan fisik gabungan yang dipimpin para Koordinator Lapangan. Pada tahap ini, peserta kembali mengasah keterampilan dasar yang menjadi fondasi profesi pengamanan.

Materi yang diberikan meliputi Senam Borgol, Senam Tongkat, hingga Peraturan Baris-Berbaris (PBB). Latihan tersebut bertujuan menjaga kebugaran fisik, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat kekompakan personel dalam menjalankan tugas di lapangan.

Direktur Operasional PT Garda Assets Security, Jasman Safputra, S.H., CLA., CCD., CMLC., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa profesi pengamanan saat ini menuntut kemampuan yang jauh lebih kompleks dibanding sekadar menjaga aset perusahaan.

Menurutnya, personel keamanan harus memiliki kesiapan fisik, kemampuan analisis risiko, serta respons cepat dalam menghadapi berbagai situasi darurat yang dapat muncul sewaktu-waktu.

“Kegiatan bimbingan latihan ini merupakan agenda wajib perusahaan yang akan terus dilaksanakan setiap tahun. Seorang personel pengamanan tidak hanya dituntut memiliki fisik yang prima dan disiplin yang tinggi, tetapi juga harus memiliki respons cepat dan kecerdasan dalam memitigasi risiko di lapangan. Hari ini kita berlatih bersama Damkar Karawang bukan sekadar formalitas, melainkan investasi kompetensi tahunan yang sangat penting,” ujar Jasman.

Baca Juga: Panen Raya di Karawang, Bulog Minta Sawah Produktif Tak Dikorbankan untuk Kawasan Komersial

Ia juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang solid di antara seluruh personel yang bertugas di berbagai lokasi.

Menurut Jasman, latihan gabungan tahunan menjadi wadah yang efektif untuk memperkuat silaturahmi dan menyatukan visi seluruh anggota perusahaan. Dengan saling mengenal karakter serta pola kerja masing-masing, proses adaptasi akan menjadi lebih mudah ketika perusahaan menerapkan rotasi atau penyegaran penempatan tugas.

“Latihan gabungan ini merupakan wadah silaturahmi sekaligus penguatan koordinasi. Jika suatu saat ada rotasi atau perpindahan area tugas, seluruh personel sudah saling mengenal dan mampu beradaptasi dengan cepat. Solidaritas inilah yang menjadi fondasi pelayanan pengamanan yang profesional dan berkualitas,” katanya.

Memasuki sesi utama, suasana pelatihan semakin dinamis ketika instruktur dari Damkar Kabupaten Karawang mulai memberikan materi serta simulasi lapangan kepada peserta.

Berbagai pengetahuan dasar mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran diberikan secara langsung, mulai dari teori hingga praktik.

Peserta mendapatkan pemahaman mengenai konsep Fire Triangle atau Segitiga Api yang menjelaskan unsur-unsur pembentuk api serta cara memutus rantai penyebab kebakaran.

Selain itu, peserta juga mengikuti pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan metode PASS, yakni Pull, Aim, Squeeze, dan Sweep. Teknik ini menjadi standar penting dalam upaya pemadaman kebakaran tahap awal di lingkungan kerja.

Tidak hanya itu, personel juga diperkenalkan dengan metode pemadaman tradisional menggunakan kain atau karung goni basah sebagai langkah darurat ketika alat pemadam tidak tersedia.

Baca Juga: HP Penuh Tapi Tidak Mau Hapus Aplikasi? Ini Cara Ampuh Kosongkan Memori

Materi lainnya yang menarik perhatian peserta adalah pelatihan penanganan ular menggunakan stik khusus maupun metode tradisional yang aman. Pembekalan ini dinilai penting mengingat sebagian area kerja memiliki risiko kemunculan satwa liar yang berpotensi mengganggu aktivitas operasional.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para personel secara bergantian mempraktikkan teknik pemadaman api dan mengikuti instruksi dari tim Damkar dengan penuh semangat.

Latihan tersebut sekaligus menjadi ajang pembuktian bahwa personel pengamanan tidak hanya berperan menjaga keamanan lingkungan kerja, tetapi juga memiliki kemampuan dasar dalam menghadapi kondisi darurat.

Kekompakan antaranggota dari berbagai wilayah penugasan pun terlihat jelas selama simulasi berlangsung. Kolaborasi yang terjalin menunjukkan kesiapan mereka untuk bekerja sebagai satu tim dalam menghadapi berbagai tantangan operasional.

Baca Juga: Daftar Penggerak HAM 2026 Dibuka, Lulusan SMA Bisa Melamar! Simak Syarat, Jadwal, dan Link Pendaftarannya

Setelah seluruh sesi latihan dan simulasi selesai dilaksanakan, kegiatan ditutup dengan acara makan bersama yang diikuti seluruh peserta.

Suasana keakraban terlihat ketika jajaran manajemen, komandan lapangan, dan personel pengamanan membaur tanpa sekat untuk menikmati hidangan bersama.

Momen kebersamaan semakin terasa ketika Tim Damkar Karawang melakukan penyemprotan air dari armada pemadam sebagai simbol penyegaran sekaligus penutup kegiatan.

Di bawah guyuran air tersebut, ratusan peserta bersama manajemen larut dalam suasana penuh kegembiraan. Mereka menari dan merayakan kebersamaan yang telah terbangun selama kegiatan berlangsung.

Perayaan sederhana itu menjadi simbol kuatnya rasa persaudaraan yang tumbuh di lingkungan PT Garda Assets Security.

Melalui program pembinaan dan latihan yang dilakukan secara berkala, perusahaan berharap mampu mencetak personel pengamanan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga siap menjadi mitra strategis bagi para klien.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya PT Garda Assets Security dalam menghadirkan layanan pengamanan yang legal, profesional, tanggap, dan mampu mendukung kelancaran operasional bisnis seluruh mitra perusahaan. ***