POJOKSATU.id, KARAWANG - Kemacetan kronis di perlintasan kereta api Puri Kosambi, Kabupaten Karawang, kembali menjadi keluhan utama warga. Persoalan ini mencuat dalam kegiatan Reses Masa Sidang II Ketua DPRD Karawang, H. Endang Sodikin, S.Pd.I., SH., MH., yang digelar Selasa (10/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan keresahan atas kepadatan lalu lintas yang hampir setiap hari terjadi, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. Antrean kendaraan kerap mengular panjang hingga ke wilayah Kawali, menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu.
Kepala Dusun Puri Kosambi, Asep, menilai persoalan ini sudah berlangsung lama dan membutuhkan solusi konkret. Ia mendesak pemerintah daerah untuk segera merealisasikan pembangunan infrastruktur berupa underpass atau overpass di perlintasan kereta api tersebut.
“Macet di sini sudah sangat parah, terutama pagi dan sore. Kami berharap pemerintah segera membangun underpass atau overpass agar arus lalu lintas bisa lancar,” ujar Asep di hadapan Ketua DPRD dan warga yang hadir.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Karawang H. Endang Sodikin menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan kajian awal bersama dinas teknis. Namun, dari hasil evaluasi sementara, terdapat sejumlah kendala yang harus dipertimbangkan secara matang sebelum menentukan opsi terbaik.
Baca Juga: Tak Pakai Helm Saat Razia, Pengendara di Karawang Ternyata Simpan Sabu Puluhan Gram
“Hasil kajian awal menunjukkan ruang untuk pembangunan underpass belum mencukupi, terutama untuk kendaraan besar seperti bus dan truk. Sementara untuk opsi overpass, kendalanya ada pada pembebasan lahan karena kondisi wilayah yang cukup sempit,” jelas Endang.
Meski demikian, politisi Partai Gerindra tersebut menegaskan bahwa persoalan kemacetan di Puri Kosambi tetap menjadi prioritas pembahasan DPRD Karawang bersama pemerintah daerah dan dinas terkait. Ia memastikan solusi jangka panjang akan terus dikaji agar tidak menimbulkan masalah baru di kemudian hari.
Selain persoalan kemacetan, warga juga menyoroti kondisi jalan rusak di sekitar perlintasan. Hj. Susi, salah satu perwakilan warga, mengungkapkan banyaknya lubang di ruas jalan depan Puskesmas yang kerap memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.
“Lubang-lubang di jalan ini sangat berbahaya. Sudah beberapa kali terjadi kecelakaan, apalagi saat malam hari atau hujan,” ungkapnya.
Menanggapi laporan tersebut, Endang Sodikin menegaskan akan segera mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan perbaikan darurat. Menurutnya, keselamatan warga tidak boleh menunggu terlalu lama.
Baca Juga: HACKER Karawang Tancap Gas di Awal 2026 dengan Rapat Kerja Kepengurusan Bertema 'Infinite Journey'
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Kami akan mendorong Dinas PUPR agar segera melakukan penanganan sementara sambil menunggu perbaikan permanen,” tegasnya.
Tak hanya itu, DPRD Karawang juga berencana mengusulkan pembangunan trotoar di titik-titik rawan sekitar perlintasan kereta api. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk melindungi pejalan kaki, khususnya anak-anak sekolah dan warga yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.
“Trotoar sangat dibutuhkan, terutama di sekitar perlintasan. Banyak anak sekolah yang melintas setiap hari, sehingga aspek keselamatan harus benar-benar diperhatikan,” pungkas Endang. ***




