POJOKSATU.id. KARAWANG - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian korban tenggelam di aliran Sungai Kalimalang BTB 2, Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Sabtu (31/1/2026). Pencarian memasuki hari kedua sejak peristiwa tersebut terjadi.
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menyampaikan bahwa peristiwa orang tenggelam tersebut terjadi pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban diketahui bernama Fatahul Arif (30), warga Dusun VI RT 022 RW 11 Desa Taman Negeri, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, sesuai identitas KTP.
Menurut keterangan, korban diduga tenggelam saat sedang mencari ikan di aliran Sungai Kalimalang BTB 2 Desa Mulyasari. Hingga pencarian hari kedua dilakukan, korban masih belum ditemukan.
“Korban diduga tenggelam saat mencari ikan. Hingga saat ini korban belum ditemukan dan tim SAR gabungan terus melakukan pencarian,” ujar IPDA Cep Wildan.
Baca Juga: Mobil dan Motor Terlibat Kecelakaan di Rengasdengklok Karawang
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat korban bersama saksi bernama Ajat Sonjaya mencari ikan di sungai tersebut. Korban kemudian berenang ke bagian tengah sungai, sementara saksi berada di tepi sungai. Saksi melihat korban sempat berteriak dan mengangkat tangan meminta pertolongan sebelum akhirnya tenggelam.
Karena jarak yang cukup jauh, saksi tidak dapat memberikan pertolongan dan segera meminta bantuan kepada warga sekitar. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Pada hari kedua pencarian, Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian serta aliran Sungai Kalimalang. Unsur yang terlibat dalam pencarian antara lain Sat Polairud Polres Karawang, BKO Dit Polairud Polda Jawa Barat, Polsek Ciampel, Basarnas Unit Karawang, BPBD Kabupaten Karawang, Brimob, TNI, serta relawan dari MTA, Katana, dan UAR.
“Kami terus berupaya maksimal dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Perkembangan hasil pencarian akan disampaikan secara berkala,” tutup IPDA Cep Wildan. ***




