POJOKSATU.id, KARAWANG — Sepanjang tahun 2025, Kabupaten Karawang mencatat intensitas tinggi dalam penyampaian aspirasi publik melalui aksi unjuk rasa. Aktivitas demonstrasi tersebut menjadi salah satu indikator dinamika sosial yang cukup menonjol di wilayah hukum Polres Karawang.

Data resmi Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Karawang menunjukkan, total terdapat 68 aksi demonstrasi yang berlangsung selama satu tahun terakhir. Angka ini mencerminkan tingginya partisipasi kelompok masyarakat dalam menyuarakan berbagai kepentingan dan tuntutan di ruang publik.

Dari keseluruhan aksi tersebut, organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menjadi kelompok paling dominan dengan 18 kali aksi. Sementara itu, aksi yang melibatkan mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan tercatat sebanyak 16 kali, disusul warga atau masyarakat umum sebanyak 15 kali, serta serikat pekerja atau buruh sebanyak 14 kali aksi.

Baca Juga: Kasus Narkoba di Karawang Naik 60 Persen Sepanjang 2025

Kapolres Karawang, AKBP Fiki N Ardiansyah, menilai tingginya jumlah demonstrasi ini menunjukkan bahwa Karawang merupakan daerah dengan dinamika aspirasi masyarakat yang aktif. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut kesiapan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus membangun komunikasi yang efektif.

“Data ini menjadi gambaran bahwa penyampaian pendapat di Karawang cukup intens. Karena itu, pengamanan dan upaya mediasi harus dilakukan secara profesional agar situasi tetap kondusif,” ujar AKBP Fiki N Ardiansyah dalam konferensi pers akhir tahun.

Ia menambahkan, pemaparan data Kamtibmas dalam konferensi pers akhir tahun merupakan bentuk keterbukaan Polres Karawang kepada publik, sekaligus bahan evaluasi untuk merumuskan kebijakan ke depan.

“Dengan memetakan keberhasilan dan tantangan yang ada, kami berharap langkah strategis selanjutnya bisa lebih terarah demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Karawang,” pungkasnya. ***