POJOKSATU.id, KARAWANG – Polres Karawang bergerak cepat meninjau pemukiman warga yang terdampak angin kencang disertai hujan deras di Dusun Kalen Kalong, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tempuran. Sejumlah rumah rusak akibat terpaan angin puting beliung yang terjadi pada awal pekan ini.
Kunjungan dilakukan langsung oleh personel Polres Karawang bersama Satpolairud dan BKO Polairud Polda Jabar sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang menjadi korban bencana. Petugas menyisir permukiman untuk memastikan kondisi masyarakat aman sekaligus melakukan pendataan rumah yang rusak.
Berdasarkan data sementara, sedikitnya 202 rumah terdampak, meliputi 34 unit rusak berat, 68 unit rusak sedang, dan 100 unit rusak ringan. Musibah ini memengaruhi 162 kepala keluarga dengan total 465 jiwa, namun tidak ada laporan korban jiwa.
Selain mengumpulkan data kerusakan, petugas kepolisian terlihat ikut membantu warga memperbaiki bagian rumah yang masih bisa diselamatkan. Mereka juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah yang rawan bencana saat memasuki musim hujan. Warga yang bermukim di bantaran Sungai Cidaruak diminta lebih berhati-hati karena kawasan tersebut berada di lahan milik pengairan dan rentan terdampak banjir maupun longsor.
Baca Juga: Polres Karawang Tangkap 32 Tersangka Kasus Narkoba
Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas Polres Karawang IPDA Cep Wildan menyampaikan empati atas musibah yang dialami warga Tempuran. Ia menegaskan Polres Karawang akan terus hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan penanganan darurat.
"Kami menyampaikan keprihatinan atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Tempuran. Kepada seluruh warga Karawang, kami mengimbau agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan disertai angin kencang dan banjir. Jika situasi dinilai berbahaya, segera cari tempat yang aman," kata Kapolres, Rabu 29 Oktober 2025.
Ia juga memerintahkan seluruh polsek jajarannya untuk meningkatkan patroli siaga bencana. Polri akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan pihak terkait lainnya dalam mitigasi serta penanganan darurat bencana alam di Karawang.
Masyarakat diminta segera melapor ke aparat apabila menemukan potensi bahaya di lingkungan, seperti pohon yang rawan tumbang, aliran sungai yang meluap, atau pergeseran tanah yang mengarah ke longsor. Respons cepat dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan lebih awal demi mencegah jatuhnya korban. ***




