POJOKSATU.id, KARAWANG - Warga Desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, digemparkan oleh kejadian tragis di mana seorang pemuda berinisial Yosep alias Uce (34) diduga membunuh ayah tirinya, Durahim (60).

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (07/08/2024) malam ketika leher korban ditusuk menggunakan linggis hingga tewas bersimbah darah.

Menurut RT setempat, Ican, insiden kekerasan ini bermula dari cekcok antara korban dan pelaku. "Korban memberi nasihat, namun pelaku tidak terima. Mereka terlibat cekcok mulut dalam kondisi emosi. Pelaku kemudian mengambil sebilah balok dan memukul tubuh ayah tirinya, lalu mengambil linggis di depan teras karena sedang merehab teras rumah," ujarnya.

Warga setempat segera melarikan Durahim yang bersimbah darah ke rumah sakit terdekat, namun sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

"Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Hastin, namun meninggal dunia," ungkap Ican. Sementara itu, pelaku melarikan diri dan belum diketahui keberadaannya.

Baca Juga: Puluhan Santriwati di Karawang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Oknum Pimpinan Ponpes

Keluarga korban, Yayan, mengungkapkan bahwa konflik keluarga telah berlangsung selama 2 hingga 3 bulan terakhir, sering kali berakhir dengan pertengkaran.

"Pelaku sudah berencana membawa alat tumpul dan linggis. Setelah korban dipisahkan oleh istrinya, korban jatuh dan langsung dipukul-pukul dengan linggis hingga meninggal," jelasnya.

Yayan juga berharap aparat penegak hukum dapat segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal.

Baca Juga: Bintang Futsal Academy Raih Juara Piala KPU Karawang Jadi Obat Semangat CEO BFA

"Harapan keluarga korban adalah agar pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku," harapnya.

Kapolsek Rengasdengklok, AKP H. Edi Karyadi, SH, menyatakan bahwa pihaknya terus mendalami kasus ini dan berupaya secepatnya menangkap pelaku.

"Kami masih mendalami dan memproses kasus ini oleh Tim Reskrim Polsek Rengasdengklok. Mudah-mudahan pelaku segera tertangkap," tandasnya.

Baca Juga: Forum Aktivis Islam Karawang Menentang Upaya Adu Domba

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya penanganan konflik keluarga secara bijaksana dan mendalam untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk melaporkan segera jika mengetahui keberadaan pelaku atau informasi terkait kasus ini. ***