POJOKSATU.id, KARAWANG - Ketua Umum Forum Wartawan Indonesia Bersatu (FORWABI), Syarif Hidayat, SH, menekankan pentingnya bagi para jurnalis Indonesia untuk terus memperkuat standar operasional prosedur (SOP) di era globalisasi media dan dunia maya.

Hal ini disampaikannya dalam pertemuan dengan insan dan organisasi Pers beberapa hari lalu di Jakarta.

"Indonesia memerlukan tim jurnalis yang handal dan profesional untuk dapat bersaing di era globalisasi media dan dunia maya," ujar Syarif, Selasa 4 Juni 2024.

Lebih lanjut, Syarif menjelaskan bahwa dengan memperkuat SOP, jurnalis dapat menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, akurat, dan berimbang.

Hal ini penting untuk menjaga kredibilitas jurnalisme dan membangun kepercayaan publik terhadap media.

Baca Juga: DPRD Karawang dan Instansi Terkait Akan Tinjau PT HLI Green Power

Syarif juga memberikan motivasi kepada para jurnalis untuk terus belajar dan mengembangkan diri agar dapat menjadi jurnalis yang lebih maju dan kompeten.

Tantangan Jurnalisme di Era Digital

Di era digital saat ini, jurnalis dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti maraknya informasi hoaks, misinformasi, dan ujaran kebencian. Untuk itu, jurnalis perlu memiliki bekal yang kuat untuk dapat menghasilkan karya jurnalistik yang berimbang dan dapat dipercaya.

Salah satu cara untuk memperkuat bekal jurnalis adalah dengan mengikuti pelatihan dan seminar yang berkaitan dengan jurnalisme di era digital. Selain itu, jurnalis juga perlu aktif mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi agar dapat beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.

Baca Juga: Rumah Sakit IZZA Karawang Gelar Halal Bihalal dengan PSM di Dusun Bambu, Bandung

Peran FORWABI dalam Membina Jurnalis

FORWABI berkomitmen untuk membantu jurnalis Indonesia dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme mereka. Salah satu program yang dilakukan oleh FORWABI adalah mengadakan pelatihan dan seminar jurnalistik.

Selain itu, FORWABI juga memberikan pendampingan hukum kepada jurnalis yang mengalami intimidasi atau kekerasan saat menjalankan tugasnya.

FORWABI berharap dengan berbagai program yang dilakukannya, jurnalis Indonesia dapat menjadi jurnalis yang handal, profesional, dan berintegritas.

Baca Juga: Konflik Panas Antara KADIN dan Apindo Karawang, Pemicunya Surat Imbauan Bupati

Masa Depan Jurnalisme di Indonesia

Meskipun jurnalisme dihadapkan pada berbagai tantangan di era digital, namun Syarif optimis bahwa jurnalisme masih memiliki masa depan yang cerah di Indonesia. Hal ini dikarenakan masyarakat masih membutuhkan informasi yang akurat dan terpercaya.

Baca Juga: Kodam III/Siliwangi Gelar Panen Raya di Karawang, Dukung Ketahanan Pangan Nasional 2024

"Jurnalisme akan terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan zaman," ujar Syarif. "Yang terpenting adalah jurnalis tetap menjunjung tinggi nilai-nilai jurnalisme seperti kebenaran, keadilan, dan objektivitas."

Dengan memperkuat SOP dan terus belajar dan mengembangkan diri, jurnalis Indonesia dapat tetap berkarya dan memberikan kontribusi yang positif bagi bangsa dan negara. ***