POJOKSATU.id, JEMBER – Nasib pilu dialami Tiwarni, seorang nenek berusia 80 tahun di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember.
Hidup sebatang kara dengan kondisi kesehatan yang terus menurun, ia akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.
Melalui program Homecare, tim dari Pemkab Jember turun langsung menyambangi kediaman Mbah Tiwarni pada Jumat (18/9/2026) untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis sekaligus menyalurkan bantuan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, yang meninjau langsung ke lokasi menyebutkan bahwa kebugaran fisik lansia tersebut sangat memprihatinkan.
Faktor utamanya adalah kondisi rumah yang sangat jauh dari standar kelayakan.
"Kondisi fisik dan kesehatan Mbah Tiwarni ini memang sangat memprihatinkan, apalagi beliau tidur beralaskan tanah. Lingkungan rumah yang tidak layak ini sangat memperburuk kesehatannya," ujar Helmi saat dikonfirmasi, Sabtu, (19/9/2026).
Baca Juga: Korban KM Virgo Transport 8 Terjebak di Badan Kapal, Petugas SAR Temukan 3 Jenazah Baru
Lebih lanjut, Helmi menjelaskan bahwa ketiadaan teman berinteraksi sehari-hari serta hunian yang buruk turut memicu kemunduran fungsi saraf.
Hal ini membuat sang nenek mulai menunjukkan gejala demensia.
Menyikapi temuan miris tersebut, Helmi menegaskan bahwa Pemkab Jember tidak akan tinggal diam.
Baca Juga: Beasiswa Zakat 2026 Diperpanjang hingga 21 September, Cek Syarat dan Dokumen Pendaftarannya
Pihaknya berencana melakukan perbaikan total terhadap kediaman Mbah Tiwarni.
"Melihat kondisi yang seperti ini, kami akan segera mengupayakan bantuan bedah rumah. Nanti kita akan berkolaborasi dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) untuk diajukan lewat program RTLH atau BSPS," tegas Helmi.
Nantinya, pengusulan anggaran untuk renovasi rumah sehat tersebut akan disesuaikan, baik menggunakan APBD Kabupaten Jember maupun APBN Pusat.
Selain fokus pada fisik bangunan, Pemkab Jember juga memastikan kesehatan Mbah Tiwarni terjamin.
Helmi telah menginstruksikan aparatur desa dan tim medis dari fasilitas kesehatan setempat untuk memantau perkembangan sang nenek setiap hari.
Para kader kesehatan di tingkat lokal juga diminta siaga dan cepat tanggap memberikan tindakan medis apabila Mbah Tiwarni mengeluhkan sakit.
Melalui langkah komprehensif ini, Pemkab Jember berharap Mbah Tiwarni bisa segera menikmati hari tuanya di hunian yang layak, bersih, dan memadai, serta mendapatkan layanan kesehatan yang berkesinambungan. ***



