POJOKSATU.id, JEMBER – Ajang tahunan Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (TAJEMTRA) 2026 siap kembali mengguncang dan menyapa masyarakat Kabupaten Jember pada Sabtu, 5 September 2026.
Tahun ini, gelaran bergengsi tersebut sukses mencatatkan rekor antusiasme yang luar biasa dengan total pendaftar menembus angka 25.613 peserta.
Angka tersebut secara resmi menjadi rekor peserta tertinggi sejak pelaksanaan TAJEMTRA dalam kurun waktu pendataan 2015 hingga 2026.
Baca Juga: Pendaftaran AICIS+ 2026 Diperpanjang, Ini Manfaatnya bagi Akademisi dan Mahasiswa
Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, jumlah ini melesat amat tajam dari 15.155 peserta pada 2024 dan 15.171 peserta pada edisi 2025.
Nantinya, puluhan ribu peserta ini akan mengambil titik start dari Alun-Alun Tanggul tepat pada pukul 13.00 WIB.
Mereka akan menempuh rute menantang sejauh kurang lebih 30 kilometer, menyusuri jalur yang bermuara di garis finis kawasan pusat kota, yakni Alun-Alun Jember.
Menanggapi animo masyarakat yang begitu membeludak, Bupati Jember, Gus Fawait, melalui Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jember, Regar Jeane, menyampaikan bahwa tingginya jumlah peserta menjadi bukti nyata rasa memiliki dari warga.
Ia menyebut bahwa ajang ini bukan lagi sekadar kegiatan olahraga biasa, melainkan telah menjelma menjadi tradisi, identitas, dan kebanggaan bagi masyarakat Jember.
“Pesan Gus Bupati, tradisi Jember harus kita buat semakin besar dan semakin berdampak. Besar bukan hanya dari jumlah pesertanya, tetapi juga bagaimana TAJEMTRA mampu menggerakkan masyarakat, memperkuat kebersamaan, mengangkat kreativitas, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ungkap Regar membeberkan pesan bupati.
Baca Juga: Tim Survei Dinas PUPR Madina Turun ke Simpang Tambangan, Pembangunan Jalan Lama Dinantikan
Lebih lanjut, Regar menjelaskan bahwa rute panjang yang membentang dari Tanggul menuju Jember itu diyakini mampu memberikan efek berganda atau multiplier effect bagi perekonomian lokal.
Momentum keramaian tersebut sangat potensial menjadi ladang rezeki dan ruang berdagang bagi para pelaku UMKM, penjaja makanan dan minuman, serta penyedia jasa di sepanjang lintasan.
“Kami ingin TAJEMTRA benar-benar menjadi pesta rakyat. Diramaikan oleh rakyat, dinikmati oleh rakyat, dan dampak ekonominya juga kembali kepada rakyat. Inilah semangat yang terus didorong Gus Bupati dalam setiap event yang digelar di Jember,” tegas Regar.
Untuk memompa semangat para peserta, panitia penyelenggara telah menyiapkan berbagai kategori perlombaan yang menarik.
Kategori lomba tersebut mulai dari perorangan putra-putri, beregu umum dan pelajar, hingga kategori hiburan seperti yel-yel terbaik dan kostum atau konten kreatif terbaik.
Baca Juga: Pengumuman Pasca Sanggah PPPK Sekolah Rakyat 2026, Cek Jadwal dan Link Hasil Seleksi
Tak tanggung-tanggung, panitia bahkan telah menyiapkan total uang pembinaan sebesar Rp100 juta.
"Selain itu, tersedia doorprize senilai total Rp100 juta, antara lain dua sepeda motor, dua sepeda listrik, tiga sepeda MTB, televisi, mesin cuci, lemari es, serta berbagai hadiah elektronik lainnya," imbuhnya merinci deretan hadiah yang disiapkan.
Di samping kemeriahan, Pemerintah Kabupaten Jember juga sangat menaruh perhatian pada aspek keselamatan peserta.
Baca Juga: Sidang Kasus Aset Cilacap, Letjen Widi Tekankan Pembuktian Berdasarkan Dokumen
Pihak penyelenggara memastikan telah menyiagakan dukungan kesehatan di sejumlah titik rawan di sepanjang rute.
Deretan ambulan beserta kendaraan Homecare akan disiagakan penuh guna memberikan respons cepat apabila terdapat peserta maupun penonton yang membutuhkan pertolongan medis darurat.
Sebagai penutup, Regar mengajak seluruh warga untuk menyambut TAJEMTRA 2026 dengan menjaga ketertiban dan kebersihan, serta menjadikan ajang ini sebagai wajah keramahan Kabupaten Jember yang sesungguhnya. ***



