POJOKSATU.id, JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berupaya memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk menyejahterakan masyarakat pesisir.
Pada tahun 2026 ini, Jember mendapatkan kepercayaan besar untuk merealisasikan pembangunan tiga unit Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sekaligus.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Bupati Jember, Gus Fawait, saat menghadiri acara Pro Gus'e Update yang berlangsung di Pantai Pancer, Minggu (16/8/2026) sore.
Baca Juga: Masuk Desil 9 atau 10 Padahal Kondisi Ekonomi Tidak Sesuai? Ini Cara Mengubahnya
Program strategis ini merupakan inisiatif dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Bupati Jember menjelaskan bahwa program KNMP dirancang dengan tujuan utama untuk memodernisasi sektor kelautan.
Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta mengintegrasikan berbagai potensi ekonomi yang ada di desa-desa pesisir dan sentra perikanan lokal.
Baca Juga: Usia Sepuh 86 Tahun, Dewi Soekarno Hadir di Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara
Dipercayakannya tiga unit KNMP secara serentak kepada Jember bukanlah tanpa alasan.
Sebagai kabupaten yang memiliki garis pantai terpanjang kedua di Jawa Timur, Jember dinilai memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar untuk dikembangkan.
Nantinya, pembangunan fasilitas yang menelan anggaran miliaran rupiah ini akan difokuskan dan disebar di tiga kawasan pesisir.
Baca Juga: Job Fair Jakarta Selatan 2026 Digelar Agustus-September, Cek Jadwal dan Lokasinya
"Desa Puger Kulon diproyeksikan menjadi pusat utama pengembangan KNMP di wilayah Kabupaten Jember," tegas Gus Fawait saat memaparkan pembagian lokasi pembangunan.
Sementara itu, dua lokasi lainnya disiapkan untuk menjadi penunjang.
Desa Sumberrejo dan Desa Paseban telah dipetakan sebagai titik penyangga yang akan mendukung penuh kelancaran operasional serta rantai pasok perikanan di kawasan tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Gus Fawait juga menekankan betapa pentingnya pemanfaatan anggaran negara secara optimal dan tepat sasaran.
Terutama bagi para nelayan yang selama ini menjadi tulang punggung berjalannya perekonomian di wilayah pesisir.
Baca Juga: Kepala BGN Sudaryono Dibentak Ibu-ibu di Berastagi, Racun Apa yang Kalian Kasih Sama Anak Kami
Menurutnya, besaran investasi pemerintah pusat yang mencapai angka puluhan miliar rupiah ini akan sangat sepadan apabila dampak positifnya bisa langsung dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat bawah.
Guna memastikan seluruh rangkaian proses pembangunan di tiga kecamatan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan kondusif, Gus Fawait menginstruksikan jajarannya untuk proaktif di lapangan.
Ia meminta adanya penguatan kolaborasi dan sinergi yang solid bersama unsur Muspika, TNI, dan Kepolisian setempat. ***



