POJOKSATU.id, JEMBER - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Jember diwarnai dengan penguatan fasilitas pelayanan publik. 

Di sela-sela upacara peringatan HUT ke-81 RI di Alun-alun Jember, Senin (17/8/2026), pemerintah daerah secara resmi merealisasikan bantuan satu unit armada mobil pemadam kebakaran baru.

Kehadiran armada baru ini mendapat apresiasi penuh dari pimpinan DPRD Jember.

Baca Juga: Masuk Desil 9 atau 10 Padahal Kondisi Ekonomi Tidak Sesuai? Ini Cara Mengubahnya

Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, mengungkapkan bahwa penambahan unit kendaraan tersebut merupakan langkah krusial mengingat beban kerja Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) yang kian kompleks di tengah masyarakat.

Menurut Halim, tugas pemadam kebakaran saat ini sudah jauh berkembang dan tidak lagi sekadar memadamkan api. 

Berbagai aduan darurat dari masyarakat kini semakin beragam dan menuntut kesiapan petugas dalam berbagai situasi penyelamatan.

Baca Juga: Usia Sepuh 86 Tahun, Dewi Soekarno Hadir di Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara

“Tugas dan fungsi teman-teman pemadam kebakaran ini semakin banyak. Masyarakat menghubungi damkar bukan hanya pada situasi ada kebakaran, ada permintaan pertolongan misalkan ada anak jatuh ke sumur, kemudian ada hewan liar lepas, ya seperti itu, ujar Halim saat memberikan keterangan usai kegiatan upacara.

Ia menegaskan bahwa pihak legislatif bersama eksekutif akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan damkar agar semakin optimal.

Adanya bantuan satu kendaraan damkar yang telah terealisasi tahun ini dinilai menjadi fondasi awal yang penting untuk memperbaiki fasilitas penyelamatan daerah.

Baca Juga: Kepala BGN Sudaryono Dibentak Ibu-ibu di Berastagi, Racun Apa yang Kalian Kasih Sama Anak Kami

Meski demikian, Halim tidak menampik bahwa tantangan terbesar saat ini terletak pada kondisi armada yang sudah ada. 

Secara tidak langsung, ia menyampaikan bahwa rata-rata kendaraan operasional damkar di Jember saat ini sudah berumur dan sangat membutuhkan proses peremajaan secara menyeluruh.

Menatap tahun anggaran berikutnya, DPRD Jember bersama pemerintah daerah telah menyiapkan langkah lanjutan. 

Pihaknya berencana untuk kembali mengalokasikan penambahan armada baru guna memperkuat operasional di lapangan.

“Di tahun depan kita alokasikan satu sambil kita lihat potensi anggarannya. Kalau memungkinkan ya kita usulkan untuk bisa dua kendaraan”, tambahnya.

Baca Juga: Percepat Revitalisasi Sekolah, Pemerintah Targetkan Pemerataan Kualitas Pendidikan dan Penguatan Ekonomi Lokal

Tidak berhenti pada penambahan mobil, rencana strategis jangka panjang juga difokuskan pada perluasan cakupan layanan pos pemadam kebakaran. 

Halim membeberkan bahwa Kabupaten Jember memiliki target pengembangan hingga tujuh pos damkar yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan. 

Dengan jumlah pos yang lebih merata, pelayanan dan penanganan darurat diharapkan bisa menjangkau titik-titik lokasi dengan jauh lebih cepat.

Baca Juga: Dari Biopori hingga Daur Ulang, Pertamina Perkuat Edukasi Lingkungan di Jambore Nasional XII

Saat ini Jember baru memiliki 3 pos komando damkar dan satu markas komando yang berada di bawah Satuan Polisi Pamong Praja.

Pos komando pemadam kebakaran tersebut terdapat di Kecamatan Kalisat, Rambipuji, dan Ambulu.

Sebagai tindak lanjut teknis di tingkat legislatif, Halim menyebutkan pihaknya akan segera memberikan mandat kepada Komisi A untuk turun tangan melakukan inventarisasi secara mendalam. 

Baca Juga: Bareskrim Bongkar Jaringan Emas Ilegal ke Dubai, Rp 3 Triliun Diselundupkan ke LN Tiap Bulan

Pendataan ini akan mencakup kalkulasi kebutuhan riil armada baru, peninjauan unit yang perlu diperbaharui, serta pemetaan penempatan pos pelayanan di tiap kecamatan. ***