POJOKSATU.id, JEMBER – Suasana Dusun Krajan Kidul, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, mendadak ramai pada Kamis (7/8/2026) siang.

Para warga sekitar tampak berdesakan dan antusias menyambut kedatangan Bupati Jember, Gus Fawait, yang turun langsung bersama Wakil Ketua Ombudsman RI, Dr. Rahmadi Indra Tektona.

Kehadiran rombongan petinggi daerah dan pusat tersebut rupanya untuk memantau langsung jalannya program pemeriksaan kesehatan jemput bola atau Homecare yang dieksekusi oleh petugas Puskesmas Sumberbaru.

Baca Juga: Sulap Limbah Jerami Jadi Bernilai Ekonomi, Pertamina Regional JBB Raih Gold TJSL dan CSR Awards 2026

Titik pertama yang dikunjungi adalah kediaman Nitam, pria kelahiran 1964 yang tengah berjuang melawan penyakit. Sang istri, Misnipa (57), tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya.

Ia menuturkan bahwa suaminya sudah dua tahun terakhir terbaring karena stroke ringan, sehingga keluarganya kerap kesulitan jika harus mengevakuasi Nitam ke rumah sakit.

"Kedatangan petugas kesehatan ke rumah kami ini jelas sangat membantu," ungkap Misnipa dengan raut wajah lega.

Baca Juga: Tingkatkan Kinerja dan Integritas Manajer, Perumda Tirta Darma Ayu Gelar In-House Training Bersama Aka Tirta

Layanan Homecare hari itu tidak berhenti di satu titik. Tim medis yang dikawal langsung oleh Gus Fawait juga menyambangi dua pasien lain di Desa Yosorati.

Mereka adalah Nuryani, warga Dusun Krajan Kidul yang juga mengidap stroke ringan, serta Moh. Ali Mudi di Dusun Sumberjo yang menderita parkinson.

Aksi turun gunung pemerintah ini sontak menuai reaksi positif dari masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung proses pemeriksaan gratis tersebut.

Baca Juga: Jangan Dianggap Sepele, Bibir Kering Bisa Jadi Tanda Tubuh Kekurangan Cairan hingga Gejala Penyakit

Matirjo, seorang pedagang di depan rumah Nitam, mengaku tidak tega melihat kondisi tetangganya selama ini.

Namun, ia kini merasa senang dan bersyukur melihat perhatian pemerintah.

Matirjo menyebutkan bahwa pasien seperti Nitam sekarang tidak perlu lagi bersusah payah mengantre di puskesmas karena semua layanan, mulai dari pemeriksaan, pemberian obat, hingga penyaluran bantuan, diantar langsung ke depan pintu rumah.

Apresiasi serupa juga datang dari Nia (37), tetangga Moh. Ali Mudi di Dusun Sumberjo.

Ia mengaku bangga karena tidak hanya tenaga kesehatan yang peduli, tetapi bupati juga bersedia hadir langsung menengok warganya di pelosok desa.

Baca Juga: Seribu Senjata Airsoft Gun di Pondok Pinang Milik Lokta Karya Perbakin, Sudah di Sana Sejak 2020

Ia menilai bahwa terobosan layanan kesehatan gratis yang mendatangi rumah warga ini sangat tepat sasaran dan menjadi angin segar bagi masyarakat kurang mampu.

"Semoga berjalan terus dan menjangkau orang-orang yang membutuhkan," harap Nia antusias. ***