POJOKSATU.id, JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus ngebut memberikan pelayanan jemput bola bagi warganya.
Inovasi terbaru berupa program layanan kesehatan Home Care kini telah berjalan sepekan dan diklaim membawa dampak luar biasa bagi masyarakat kelas bawah.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, mengaku sangat bersyukur atas efektivitas program ini di pekan pertamanya.
Ia memaparkan bahwa program Home Care sengaja dirancang untuk memangkas birokrasi dan memudahkan warga prasejahtera.
Khususnya, bagi mereka yang menderita sakit menahun agar tak perlu repot dan keluar biaya untuk bepergian.
"Kita bisa ada sedikit kepuasan ya, bahwa warga yang tidak mampu hari ini tidak usah jauh-jauh. Ketika dia punya sakit berkepanjangan, dia tidak perlu datang ke puskesmas," terang Gus Fawait dalam keterangannya yang dikutip pada Rabu (5/8/2026).
Melalui inovasi jemput bola ini, Gus Fawait menyebut warga bisa menghemat biaya transportasi.
Kini, tim medis dari program Home Care yang akan langsung mendatangi rumah-rumah pasien.
Menariknya, cakupan program ini ternyata melampaui sektor kesehatan semata.
Bupati mengungkapkan adanya "efek domino" positif dari sistem kunjungan door-to-door ini, di mana Pemkab Jember bisa memotret langsung kondisi riil kemiskinan di lapangan dengan lebih akurat.
Gus Fawait mencontohkan sebuah temuan miris saat timnya turun langsung ke lapangan beberapa waktu lalu.
Pihaknya mendapati ada dua orang lansia sebatang kara yang tengah jatuh sakit dan tinggal di rumah dengan kondisi rusak berat.
Baca Juga: Manajemen dan Serikat Pekerja PT Tenma Indonesia Gelar Donor Darah, Karyawan Antusias Berpartisipasi
Melihat potret nyata tersebut, orang nomor satu di Jember ini menolak tinggal diam.
Ia langsung menginstruksikan langkah intervensi terpadu lintas sektor.
Bukan sekadar memberikan pengobatan, hunian dua lansia tersebut langsung dieksekusi untuk masuk daftar prioritas perbaikan rumah tidak layak huni.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Bawa 7 UMKM Binaan ke IFW 2026, Kantongi Transaksi Lebih dari Rp350 Juta
"Akhirnya kita perbaiki dan kita sambungkan dengan jajaran kecamatan serta desa untuk terus dipantau," tegas bupati muda tersebut.
Tak berhenti pada urusan medis dan fisik bangunan, Gus Fawait juga memberikan jaminan ketersediaan kebutuhan pokok bagi warga rentan.
Ia secara khusus mewanti-wanti jajaran di bawahnya agar memastikan tidak ada lansia atau warga miskin yang kelaparan.
Pemkab Jember akan rutin memberikan bantuan sembako kepada masyarakat yang masuk dalam kategori rentan tersebut.
Bagi Gus Fawait, program ini membuka mata pemerintah terhadap kondisi warganya yang paling membutuhkan.
"Sehingga efek domino dari Home Care ini luar biasa. Bukan cuma soal kesehatan, tetapi kita bisa tahu kondisi sesungguhnya di lapangan," tutup Gus Fawait.***



