POJOKSATU.id, JEMBER - Kabar yang sangat dinanti akhirnya menghampiri para pelaku usaha ultra mikro di Kabupaten Jember, khususnya kaum perempuan atau emak-emak.

Beban operasional dan cicilan modal usaha mereka dipastikan akan terasa jauh lebih ringan dan longgar di masa-masa mendatang.

Hal ini menyusul keputusan dari pemerintah pusat yang secara resmi menetapkan pemangkasan suku bunga kredit Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar.

 Baca Juga: Kopdargab HPCI CIREMAIKU Satukan Bikers Honda PCX, Perkuat Solidaritas Antar Chapter

Kepastian turunnya beban pinjaman tersebut diungkapkan dengan antusias dan rasa syukur oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait).

Gus Fawait menyampaikannya di sela-sela perhelatan Festival Kemudahan & Perlindungan Usaha Mikro yang berlangsung meriah di New Sari Utama Convention Hall, Jember, pada Selasa (21/7/2026).

Momen berharga ini disaksikan langsung oleh jajaran pejabat penting, seperti Plt. Deputi Bidang Usaha Mikro sekaligus Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM M. Riza Damanik.

 Baca Juga: Sering Scroll TikTok Berjam-jam? Ini Cara Mengatasi Kecanduan Video Pendek di Media Sosial

Kemudian ada Plt. Asisten Deputi Legalitas dan Perlindungan Usaha Mikro (Asisten II) Sekdaprov Jatim Dydik Rudy Prasetya yang mewakili Gubernur Jawa Timur.

Di hadapan awak media, Gus Fawait blak-blakan merinci besaran penurunan suku bunga yang dinilai sangat menyelamatkan ekonomi rakyat kecil tersebut.

"Yang awalnya kreditnya 12 koma sekian persen, hari ini diturunkan jadi 8 persen," tegas Gus Fawait.

 Baca Juga: Nanik Deyang Mundur Kepala BGN, Klaim Sudah Reformasi Total Meski Baru 40 Hari Menjabat

Bupati menjelaskan secara tidak langsung bahwa kebijakan yang dikeluarkan ini seperti oase bagi kelompok emak-emak yang selama ini gigih menjadi penggerak ekonomi keluarga di level rumahan.

Ia juga menggambarkan betapa besarnya respons bahagia, sorak-sorai, serta rasa lega dari masyarakat saat kebijakan ini sampai ke telinga mereka di lapangan.

"Dan kawan-kawan semua tadi kita bisa menyaksikan bagaimana antusias dari para emak-emak pelaku usaha mikro dengan adanya penurunan bunga tersebut," ungkap Gus Fawait.

"Yang terakhir Pemkab Jember akan terus berkomitmen bersinergi dengan pemerintah pusat untuk memberikan perhatian lebih kepada pelaku usaha mikro, para PKL, para mlijo," sambungnya memaparkan komitmen pemerintah daerah.

Melalui kemudahan akses permodalan yang semakin mudah dijangkau ini, Pemkab Jember menaruh harapan besar agar para emak-emak pengusaha mikro bisa fokus menaikkan omzet tanpa terbayang beratnya cicilan bulanan. ***