POJOKSATU.id — Aksi walkout puluhan delegasi mewarnai pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Kamis (24/9/2026).

Sejumlah delegasi terlihat meninggalkan ruang sidang ketika Netanyahu bersiap naik ke podium untuk menyampaikan pidatonya.

Rekaman dari dalam ruang sidang memperlihatkan diplomat dan perwakilan sejumlah negara berjalan menuju pintu keluar secara bersamaan. Ketika Netanyahu mulai berbicara, sejumlah kursi delegasi tampak kosong.

ANTARA melaporkan bahwa delegasi dari hampir 70 negara melakukan walkout ketika Netanyahu mulai berpidato.

Baca Juga: Setelah Konflik Memanas, Israel dan Lebanon Akhirnya Sepakat Gencatan Senjata 10 Hari Mulai Berlaku

Beberapa negara juga disebut hanya menyisakan satu perwakilan atau diplomat junior, sementara sebagian lainnya tidak menghadiri pidato tersebut.

Indonesia termasuk negara yang delegasinya dilaporkan meninggalkan ruang sidang.

Selain Indonesia, delegasi Turki, Palestina, Tunisia, Suriah, Aljazair, Yaman, Mesir, Irak, Arab Saudi, Yordania, Iran, Qatar, Lebanon, Malaysia, dan Kuwait juga dilaporkan melakukan aksi tersebut.

Sementara itu, tidak ada daftar resmi PBB yang mencatat negara mana saja yang meninggalkan ruang sidang ketika Netanyahu berpidato.

Baca Juga: Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel dan Lebanon Selama 10 Hari, Netanyahu Setuju

Namun, laporan Ynet berdasarkan perhitungan pihak Israel menyebut terdapat 77 delegasi yang tidak berada di dalam ruang sidang atau meninggalkan ruangan pada awal pidato Netanyahu.

Daftar tersebut adalah sebagai berikut:
1. Suriname
2. Tuvalu
3. Turkmenistan
4. Yaman
5. Mesir
6. Panama
7. Senegal
8. Palestina
9. Sudan
10. Tunisia
11. Turki
12. Venezuela
13. Antigua dan Barbuda
14. Belize
15. Republik Kongo
16. Oman
17. Qatar
18. Arab Saudi

Baca Juga: Yahudi Israel Serbu Masjid Al Aqsa dan Kibarkan Bendera Israel di Kompleks Masjid

19. Tonga
20. Uzbekistan
21. Angola
22. Barbados
23. Kolombia
24. Komoro
25. Dominika
26. Djibouti
27. Makedonia Utara
28. San Marino
29. Afrika Selatan
30. Somalia
31. Aljazair
32. Bangladesh
33. Brunei Darussalam
34. Brasil
35. Chile
36. Republik Demokratik Kongo
37. Lebanon
38. Liberia
39. Eritrea
40. Chad
41. Republik Afrika Tengah
42. Libya
43. Mauritania
44. Yordania
45. Nikaragua
46. Madagaskar
47. Niger
48. Peru
49. Saint Lucia
50. Slovenia
51. Afghanistan

52. Bahama
53. Bosnia dan Herzegovina
54. Botswana
55. Korea Utara
56. Eswatini
57. Suriah
58. Uganda
59. Pakistan
60. Lesotho
61. Bolivia
62. Spanyol
63. Kuba
64. Guinea Ekuatorial
65. Iran
66. Kirgizstan
67. Irak
68. Mozambik
69. Myanmar
70. Irlandia
71. Maladewa
72. Indonesia
73. Kuwait
74. Namibia
75. Malaysia
76. Guyana
77. Kenya.

Daftar tersebut juga diberitakan sejumlah media lain sebagai daftar negara yang delegasinya tidak menghadiri pidato Netanyahu atau meninggalkan ruangan ketika pidato dimulai.

Namun, laporan tersebut menekankan bahwa tidak semua negara dalam daftar 77 tersebut dapat dipastikan melakukan walkout secara langsung.

Baca Juga: Israel Sesumbar Mau Hancurkan Iran, Tinggal Tunggu Persetujuan Trump, Mau Dibuat ke Zaman Kegelapan

Di sisi lain, sejumlah delegasi terlihat tetap berada di dalam ruang sidang ketika Netanyahu menyampaikan pidatonya.

Berdasarkan identifikasi visual yang dikutip Palestine Chronicle, beberapa negara yang terlihat tetap berada di ruangan antara lain Israel, Italia, Ethiopia, Finlandia, Guinea-Bissau, Guinea, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Serbia, Maroko, Inggris, Jerman, Prancis, Kanada, Australia, Jepang, Ukraina, Argentina, Paraguay, Bahrain, India, Korea Selatan, Filipina, dan Thailand.

Daftar tersebut juga tidak dapat diperlakukan sebagai catatan kehadiran resmi PBB karena badan dunia tersebut tidak menerbitkan roll call yang mencatat posisi setiap delegasi selama pidato Netanyahu.

Karena itu, keberadaan delegasi suatu negara di dalam ruang sidang maupun aksi meninggalkan ruangan perlu dibaca berdasarkan rekaman visual dan laporan media yang tersedia.

Netanyahu merespons aksi walkout tersebut pada awal pidatonya.

Baca Juga: Anggota TNI yang Sempat Koma Satu Bulan Gara-gara Diserang Israel Akhirnya Gugur di Lebanon

Ia menyebut para delegasi yang meninggalkan ruangan sebagai “pengecut moral” dan mengatakan mereka dipersilakan untuk terus meninggalkan ruang sidang jika tidak ingin mendengarkan pidatonya.

Meski sejumlah kursi kosong, Netanyahu tetap melanjutkan pidatonya di hadapan delegasi yang berada di dalam ruang sidang.

Dalam pidatonya, Netanyahu membela kebijakan dan tindakan militer Israel di tengah kritik internasional terhadap perang di Gaza.

Ia juga menyoroti konflik Israel dengan Iran serta ancaman dari kelompok bersenjata yang didukung Teheran.

Netanyahu menyebut Israel menghadapi konflik di tujuh front, yakni Gaza, Tepi Barat, Lebanon, Suriah, Iran, kelompok Houthi di Yaman, serta kelompok bersenjata di Irak.

Aksi walkout tersebut kemudian menjadi salah satu momen utama dalam pidato Netanyahu di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB.

Rekaman yang memperlihatkan banyak delegasi meninggalkan ruang sidang juga menjadi perhatian luas karena terjadi tepat ketika perdana menteri Israel tersebut mulai menyampaikan pidatonya.

Baca Juga: DPR Dukung Upaya Pemerintah Percepat Pembebasan Tujuh WNI yang Diculik Israel

Perlu dicatat, daftar 77 negara yang disebutkan di atas merupakan daftar delegasi yang menurut perhitungan pihak Israel tidak hadir atau meninggalkan ruang sidang.

Sementara laporan ANTARA berdasarkan rekaman persidangan menyebut hampir 70 negara melakukan walkout.

Perbedaan angka tersebut terjadi karena kategori “tidak hadir” dan “walkout” tidak sepenuhnya sama.***